Wow, Ahmad Dhani Dikenakan Pasal Makar Pidana Seumur Hidup

Wow, Ahmad Dhani Dikenakan Pasal Makar Pidana Seumur Hidup

2100
0
SHARE

Jakarta, (WN) – Musisi Ahmad Dhani bersama 7 orang lainnya dikenakan pasal makar, yaitu dengan Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP, juncto Pasal 87 KUHP berupa ancaman penjara seumur hidup.

Sedangkan 2 orang lagi hanya dikenai Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Informasi Harian Warta Nasional menyebutkan setelah penangkapan artis yang mencalonkan diri sebagai calon Wakil Bupati Kabupaten Bekasi langsung menjadi trending topik di Twitter dan Facebook.

Hal itu setelah Mabes Polri melalui Karopenmas Mabes Polri Kombes Rikwanto mengumumkan penangkapan sebayak 10 orang.

“Total yang ditangkap sebanyak 10 orang. Terkait dugaan makar sebanyak 8 orang yaitu AD, E, AD, KZ, FA, RA, RS, SB, dan 2 orang lagi terkait UU IT adalah inisial JA dengan RK,” ujar Karo Penmas Mabes Polri Kombes Rikwanto di Mabes Polri, Jumat (2/12/2016).

Menurut Rikwanto, delapan orang dikenakan Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP, juncto Pasal 87 KUHP, dengan ancaman pidana seumur hidup. Sedangkan Sedangkan untuk 2 orang lainnya, yaitu JA dan RK, dikenai Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
PASAL 107 KUHP :

(1) Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

(2) Para pemimpin dan pengatur makar tersebut dalam ayat 1, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

PASAL 110 KUHP :

(1) Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan menurut pasal 104, 106, 107, dan 108 diancam berdasarkan ancaman pidana dalam pasal-pasal tersebut.

(2) Pidana yang sama diterapkan terhadap orang-orang yang dengan maksud berdasarkan pasal 104, 106, dan 108, mempersiapkan atau memperlancar kejahatan:

1. Berusaha menggerakkan orang lain untuk melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan agar memberi bantuan pada waktu melakukan atau memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan;

2. Berusaha memperoleh kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan bagi diri sendiri atua orang lain;

3. Memiliki persediaan barang-barang yang diketahuinya berguna untuk melakukan kejahatan;

4. Mempersiapkan atau memiliki rencana untuk melaksanakan kejahatan yang bertujuan untuk memberitahukan kepada orang lain;

5. Berusaha mencegah, merintangi atau menggagalkan tindakan yang diadakan pemerintah untuk mencegah atau menindas pelaksanaan kejahatan.

(3) Barang-barang sebagaimana dimaksud dalam butir 3 ayat sebelumnya, dapat dirampas.

(4) Tidak dipidana barang siapa yang ternyata bermaksud hanya mempersiapkan atau memperlancar perubahan ketatanegaraan dalam artian umum.

(5) Jika dalam salah satu hal seperti yang dimaksud dalam ayat 1 dan 2 pasal ini, kejahatan sungguh terjadi, pidananya dapat dilipatkan dua kali.

PASAL 87 KUHP :

Dikatakan ada makar untuk melakukan suatu perbuatan, apabila niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan, seperti dimaksud dalam pasal 53. (Wilson)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY