Woow..!? 11 Januari 2015, Kadis DBMTR Banten Bakal Dicopot

Woow..!? 11 Januari 2015, Kadis DBMTR Banten Bakal Dicopot

414
0
SHARE

BANTEN, (WN) – Para aktivis LSM, Tokoh Masyarakat Banten dan Mahaiswa Banten serta Aktivis Journalis Banten, mengapresiasi Ketua DPRD Banten dan Komisi IV DPRD Provinsi Banten, yang telah mendegar laporan dugaan dan tindak tanduk Kepala DBMTR, Husni Hasan-red, yang selama ini kurang cekatan selama menjabat di DBMTR Banten.

Husni Hasan, akan di copot 11 Januari 2015 mendatang, kami sudah berkordinasi dengan Plt. Gubernur Banten, Rano Karno-red,’ Kata Asep. “Bersama ini saya dan tim Komisi IV sudah menyampaikan keluhan-keluhan masyarakat Banten terkait DBMTR belakangan ini ke Plt. Gubernur, bahkan sudah 3 kali kami menyampaikannya ke Gubernur,’.

Menurut Asep, Plt. Gubernur akan mencari pengantinya yang tepat untuk ditempatkan di DBMTR,’ berkas terakhir nama-nama pengantinya akan di seleksi pada tanggal 10 januari 2015, karna tanggal 11 januari 2015, selain Husni Hasan, banyak pejabat lain yang akan dirotasikan secara besar-besaran,’tegas Asep, saat Audensi dengan para aktivis LSM, Tokoh Masyarakat Banten, Aktivis Journalis dan Mahasiswa banten, kemarin, Rabu.3/12/14, di Ruang Ketua DPRD Banten.

Dari pantauan Harian Warta Nasional, Pencopotan Husni Hasan ini berawal dari kurang Cekat memimpin Dinas Bina Marga Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten, sehingga banyaknya aduan-aduan dari masyarakat tentang buruknya kinerja DBMTR di pimpin Husni Hasan, seperti tertutupnya Publik untuk memasuki kantor DBMTR dan tidak menerimanya aduan masyarakat tentang kerusakan Jalan dan Jambatan di berbagai ruas se-Provinsi Banten.

Tertutupnya bagi para Aktivis LSM saat akan mengadukan beberapa aduan masyarakat dari beberapa pelosok di banten, dan tertutupnya Dinas tersebut untuk kalangan Wartawan untuk menemui sumber para Pejabat di Dinas BMTR dan banyaknya aduan internal DBMTR soal telatnya gaji para Tenaga Kerja Sukarela (TKS) DBMTR hingga berbulan-bulan tidak terima gaji.

Menurut salah satu Kordinator Aktivis Muda dan Mahasiswa Banten,saat audensi dengan DPRD Provinsi Banten,’ baru kali ini Dinas Bina Marga Tata Ruang (DBMTR) provinsi Banten di Jabat Husni Hasan, mencoreng nama baik Pemerintahan Provinsi Banten bahkan mencoreng nama baik Masyarakat Banten, terkait tragedi berdarah pada 24 November 2014 lalu pengusaha saling bacok yang diduga akibat rebutan Proyek ruas Kebonjahe-Ciceri senilai 12 milyar, dan banyaknya anggaran 2014 tidak terserap dan lambannya lelang tender kegiatan proyek 2014,’ ungkapnya.

Kordinator Audensi-pun, menduga banyaknya aduan dan temuan serta dugaan bagi-bagi proyek pada Pentolan Dewan Provinsi dan Keluarga Besar Husni ikut serta bermain proyek di DBMTR, selain itu Dinas DBMTR semenjak Husni Menjabat banyaknya pengawasan lapangan kurang termonitoring dari berbagai ruas milik provinsi Banten,’ misalnya Ruas Gunung Sari Mancak yang ruas tersebut longsor akibat kegiatan proyek yang tidak lanjut, Dinas BMTR tidak mengetahui adanya longsor.

Bahkan Ruas Parigi Sukamanah milik Provinsi Banten-pun di bangun dari Anggaran PNPM Mandiri Pedesaan oleh Desa Mekarsari Kecamatan Carenang Kabupaten Serang, Dinas BMTR-pun tidak mengetahuinya’ kalau kita paparkan di ruang Ketua DPRD ini, pasti Audensi ini tidak selesai sampai malam pak,’ pada intinya kami segera untuk mencopot Husni Hasan selaku Kadis DBMTR secepatnya dan diganti dengan sosok Kadis yang cekatan koperatif dan mau belusukan,’ Tegasnya. (Jip)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY