Wakil Camat Penjaringan dan Lurah Pejagalan “Blusukan” Banjir

Wakil Camat Penjaringan dan Lurah Pejagalan “Blusukan” Banjir

121
0
SHARE

JAKARTA, (WN) – Saat masyarakat Jakarta yang dilanda banjir yang selalu rutin hadir setiap tahun memang sulit dihindari karena genangan air sudah melewati batas tanggul yang masih rendah.

Namun dalam hal ini pemerintahan setempat khususnya wilayah Penjaringan Jakarta Utara tidak ada hambatan untuk mengontrol masyarakat untuk mendengar keluhan masyarakat yang barangkali membutuhkan bantuan.

Itulah yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Penjariangan melalui Wakil Camat, Yani Wahyu dan Kelurahan Pejagalan melalui Lurah Alamsyah dan seluruh jajarannya melakukan blusukan ke setiap ke pemukiman warga yang rawan banjir.

“Blusukan ini bertujuan untuk mengontrol serta menampung keluh-kesah warga setempat agar masyarakat merasaka ada kedekatan dalam hal apapun jika memang di butuhkan,” ujar Yani Wahyu, Wakil Camat Penjariangan kepada Harian Warta Nasional.

Sedangkan Subrata, Wakil Ketua RW 014 Pejagalan mengatakan, sungguh luar biasa kegiatan ini patut di contoh pemerintah lainnya bukan hanya mengontrol melalui bawahannya melainkan harus terjun di lapangan seperti ini, terlahir dari hati nurani memang bahw pemerintah adalah pelayan masyarakat, ujar Subrata.

PUNGLI DIKELUHKAN
Di saat kegiatan blusukan pemerintah Kecamatan Penjariangan tersebut, ada dari warga RW014 Pejagalan mengeluhkan Pasar Jalur di RW 014. Dia mempertanyakan pungutan liar mengatasnamakan Satpol PP wilayah Jakarta Utara dari pedagang karena pungutan ini selalu dilaksanakan setiap hari pada waktu tengah malam, pungutan liar ini dalam satu lapak dikenakan biaya Rp 5.000.

Wakil Kecamatan yani Wahyu mengatakan, bahwa akan segera menindaklanjuti laporan yang di terima sekaligus akan menyelidiki apakah ada yang membekingi atau tidak. (AKASH)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY