Usai Diperiksa 20 Dokter, Jessica Terlihat Tak Ada Gairah Untuk Hidup

Usai Diperiksa 20 Dokter, Jessica Terlihat Tak Ada Gairah Untuk Hidup

460
0
SHARE

Jakarta, (WN) – Pengungkapan kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin (27) akibat minum kopi beracun sianida di Olivier Cafe, West Mall Grand Indonesia, Rabu (6/1/2016) silam masih akan panjang.

Pasalnya, hingga hari ini polisi masih mencari-cari bukti keterlibatan Jessica Kumala Wongso (27) sahabat karibnya yang ditetapkan sebagai tersangka.

Masa penahanannya Jessica terus diperpanjang dan pemeriksaan puluhan dokter ahli jiwa membuat wanita yang single terlihat kurus dan kusut. Perubahan pada Jessica sangat mencolok, tidak ada gairah hidup.

Selesai menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, yang dilakukan 20 dokter ahli jiwa. Para wartawan banyak yang kaget melihat perubahan pada Jessica yang menggunakan baju abu-abu.

Gadis alumnus Billy Blue of College itu pun tampak kurus dibanding sebelum ia ditahan. “Ih Jessica sekarang kurusan ya. Kayak ga ada gairah untuk hidup. Penampilannya kumal. Kasihan,” celetuk salah seorang wartawan usai Jessica masuk ke Gedung Direktorat Kriminal Umum.

Selama diperiksa, tim dokter tak memperkenankan pengacara, keluarga, mendampingi Jessica. Sudah enam hari Jessica menginap di RSCM.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Muhammad Iqbal mengatakan para penyidik yang mengusut kasus yang rumit ini, karena selain Jessica belum mengakui perbuatannya, berkas perkara kasus pembunuhan berencana ini tak kunjung diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Menurut Iqbal, perpanjangan penahanan Jessica bisa sampai 20 hari dan diperpanjang terus. “Iya jelas bahwa ketika masa penahanan sudah menjelang 20 hari kita minta perpanjangan sampai 20 hari lagi nanti kan masih ada perpanjangan minta kepada pengadilan, pungkasnya.

KRISHNA MURTI: PRAPERADILAN ITU HAL BIASA

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengaku tak masalah dengan laporan praperadilan yang dilayangkan pengacara Jessica Kumala Wongso (27) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Daripada berpolemik di media massa, kami menyarankan agar pengacara Jessica untuk mengajukan gugatan prapradilan.

“Ajukan saja prapradilan. “Itu hal biasa, kami pasti menang. Sudah dilayangkan suratnya,” kata Krishna kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Selasa (16/2/2016).

Meski begitu, Krishna mengaku belum membaca isi surat gugatan yang dilayangkan kepada pihaknya.”Praperadilan ada aturannya ada dalam KUHAP. Kami belum baca tuntutannya apa, nanti kami bakal baca tindakannya,” tambah Krishna.

Untuk itu, Polda Metro Jaya tinggal menunggu hasil Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan gugatan praperadilan yang diajukan pengacara Jessica Kumala Wongso.

Terpisah, Andi Joesoef, Kuasa Hukum Jessica mengaku sudah mengajukan gugatan sejak seminggu lalu ke PN Jakpus. Awalnya Jessica tak ingin mengajukan praperadilan, namun kliennya itu akhirnya berubah pikiran.

“Awalnya kami tidak ingin ajukan praperadilan. Tetapi kami merasa tertantang ketika ada pernyataan yang bilang kalau tidak merasa bersalah kenapa tidak praperadilan. Ya sudah kami coba. Jadi ini soal kepatutan saja,” ungkapnya. (day). (WILSON/SON)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY