Upah Naik, Serikat Buruh Tanjung Priok Dukung Ahok-Djarot

Upah Naik, Serikat Buruh Tanjung Priok Dukung Ahok-Djarot

2237
0
SHARE
Suasana aktivitas para buruh bongkar muat peti kemas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Suasana aktivitas para buruh bongkar muat peti kemas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Jakarta, (WN) – Buruh pelabuhan atau Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Tanjung Priok resmi mendeklarasikan dukungan pilkada DKI Jakarta kepada pasangan nomor dua Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot).

Para buru tersebut tergabung di Serikat Pekerja Maritim Indonesia (SPMI), Serikat Buruh Pelabuhan Indonesia (SBPI), Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) dan lainnya.

Ketua Umum Serikat Buruh Pelabuhan Indonesia (SBPI) Pelabuhan Tanjung Priok, Mawi Rohani mengatakan, alasan para buruh mendukung Ahok-Djarot karena sejak di pemerintahan Ahok Djarot buruh di Tanjung Priuk bisa sejahtera.

“Kami akan memenangkan Ahok-Djarot, karena mereka dapat menyejahterakan para buruh pelabuhan dengan meningkatkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta,” ujar Mawi Rohani, Jumat (7/4/2017).

Selain itu, Ahok- Djarot juga memudahkan pemenuhan kehidupan para buruh, seperti KJS dan KJP.

“Kami ingin Ahok-Djarot tetap memimpin. Selama ini kami sudah merasakan langsung soal KJP dan KJS yang kita peroleh. Itu membantu kami dan kami tinggal memenuhi kehidupan sehari-hari,” ujar kata Sekjen STKBM Sutarji di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sejak Ahok-Djarot memimpin, upah buruh Pelabuhan Priok yang sebelumnya Rp.150.571/orang/shift dinaikkan 8,9% menjadi Rp.164.000/orang/shift mulai 1 Maret 2016.

Kenaikan upah TKBM pelabuhan Priok rata-rata 8,9% dari hasil kesepakatan perundingan antara asosiasi perusahaan bongkar muat Indonesia (APBMI) DKI Jakarta dan Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Priok. (Wilson)

Buruh

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY