Tutup Galian C Blok Sela Awi Desa Cimayangsari

Tutup Galian C Blok Sela Awi Desa Cimayangsari

255
0
SHARE

SUBANG, (WN) – Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melalui Dinas Pertambangan dan Energi, Badan Lingkungan Hidup (DPE-BLH) didesak segera mengeluarkan peraturan pemerintah penutupan total atas penambangan pasir di Blok Sela Awi Desa Cimayangsari, Subang.

Pasalnya, izin operasional penambangan pasir itu sudah habis akhir 2014, tetapi pihak pengelola masih nekat menjalankan usahanya.

Akibatnya, gajian C yang tak berizin itu merenggut dua korban jiwa di Kampung/Desa Cimayasari, Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Subang, disebabkan longsor.

Kepala Satpol PP Kabupaten Subang, Asep Setia Permana mengatakan informasi awal yang diterimanya ijin operasional penambangan pasir itu sudah habis akhir 2014 lalu, tetapi pengelolanya sedang mengajukan perpanjangan ke dinas teknis terkait.

“Namun hasil pengecekan ke dinas pertambangan dan energi Subang, kami dari informasi proses perpanjangan ijinnya sudah selesai. Malahan ijin perpanjangannya sudah terbit awal 2015 lalu,” katanya.

Dikatakan Asep, pasca kejadian dua petugas survei lapangan dari Dinas Pertambangan dan Energi telah terjun ke lokasi dan melakukan evaluasi. Utamanya menyangkut kondisi dilapangan, maupun proses penambangannya.

“Sejak tahun 2015 proses perijinan pertambangan itu menjadi kewenangan provinsi. Jadi saat kami sebatas menyampaikan laporan, sedangkan tindaklanjutnya seperti apa, keputusannya tergantung dinas pertambangan provinsi,” katanya.

Sementara Kepala Seksi Bimbingan Perizinan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Subang, Dudi Nuryana mengungkapkan galian yang menyebabkan korban jiwa sudah memperpanjang ijinnya. “Ijin perpanjangan diterbitkan pada awal Januari 2015 lalu,” ujarnya.

Dikatakan Dudi, perpanjangan ijin dikeluarkan karena pengusahanya dinilai telah menaati semua peraturan yang berlaku. Luas areal penambangan yang diijinkan mencapai 10 hektar, dan saat ini yang sudah dimanfaatkan baru lima hektar.

Seperti diberitakan sebelumnya, longsor yang terjadi di lokasi penambangan pasir Kampung/Desa Cimayasari menyebabkan dua pekerja tewas akibat tertimbun, Rabu (17/3/2015) sekitar pukul 11.30 WIB. Kedua korban tewas, masing-masing Kara dan Ekim warga Kampung Ciistal, Cipeundeuy Kabupaten Subang. (RS)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY