Tukang Ojek Penjamret di Tembak Buser Polsek Pangkalan Balai

Tukang Ojek Penjamret di Tembak Buser Polsek Pangkalan Balai

180
0
SHARE

BANYUASIN, (WN) – Polsek Pangkalan Balai, Banyuasin menembak pelaku jamret yang berusaha “kabur” saat diminta menunjukkan barang bukti yang dibuang di hutan. Kaki tersangka inisial Ahmad (26), warga Kelurahan Kedondong Raye Pangkalan Balai dilubangi timah panas unit Buser Polsek Pangkalan setelah “kejar-kejaran”, Senin (6/4/2015).

Informasi Harian Warta Nasional menyebutkan, peristiwa tersebut bermula saat korban Cici Ivansi binti H Basyir (29), warga Jalan Merdeka  No. 01 RT.29/RW.06, Keurahan Kedondong Raye Pangkalan Balai Banyuasin yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Banyuasin dicegat oleh dua pelaku yang mengenderai sepeda motor Revo warna hitan tanpa plat Nopol saat korban pulang kerja.

Kedua pelaku, Ahmad dan Adrianto langsung merampas tas milik Cici Ivansi, karena Cici Ivansi tak kuasa mempertahankan tasnya yang dibawah karena sangat membahayakan melawan dua laki laki yang berprofesi tukang ojek tersebut.

Saat itu juga, Cici Ivansi langsung melaporkan kejadian tersebut Kepolsek Pangkalan Balai. Tak berapa lama, Unit Buser dan Kanit Intel Polsek Pangkalan Balai langsung melakukan lidik (LI) hingga ditemukan petunjuk yang mengarah kepada Ahmad dan Adrianto.

Polisi langsung menangkap Adrinto (26), dari nyayian Adrianto terungkap pelaku Ahmad yang saat itu kabur dari sergapan petugas saat itu.

Ahmad yang berprofesi sebagai tukang ojek akhirnya juga berhasil ditangkap di depan Masjid Jumhuriyah, Senin, (6/04/2015) setelah kejar kejaran dengan polisi yang ingin menangkapnya namun pelaku kalah cepat dengan polisi.

Kemudian saat polisi membawa Ahmad untuk menunjukan barang bukti tas dan HP yang dibuang pelaku kedalam hutan, Ahmad berusaha melarikan diri, namun polisi tidak ingin buruanya kabur terpaksa memuntahkan timah panas ke betis sebelah kanan Ahmad dan akhirnya Ahmad menyerah. Dari tangan Ahmad, polisi mendapatkan barang bukti 1 Unit HP Merk Samsung ,HP Sony dan tas yang dibuang pelaku kedalam hutan.

Kanit Polsek Pangkalan Balai, Iptu Sumardiyanto, saat ditemui Harian Warta Nasional membenarkan kejadian tersebut. “Ahmad dan Adrianto sudah diamankan di Polsek Pangkalan Balai berikut barang bukti, 1Unit sepeda motor Revo milik pelaku, dompet warna hitam, dua unit HP warna orange, uang Rp.300.000-total kerugian korban sekitar Rp5 juta.

Menurut Sumardiyanto, bahwa Ahmad dan Adrianto akan dikenakan dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara, ungkapnya. (Efri)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY