Tipikor Panggil Saksi Korupsi di Purwakarta, Siapa Lagi Tersangkanya ?

Tipikor Panggil Saksi Korupsi di Purwakarta, Siapa Lagi Tersangkanya ?

803
0
SHARE
Kasus korupsi anggaran kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) fiktif anggota DPRD Purwakarta
Kasus korupsi anggaran kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) fiktif anggota DPRD Purwakarta

Purwakarta, (WN) – Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Bandung akan menyeret satu persatu pelaku kasus korupsi di Kabupaten Purwakarta terkait anggaran kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) fiktif anggota DPRD Purwakarta dengan melakukan pemanggilan semua saksi-saksi.

Walaupun mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Purwakarta Syachrul Koswara sudah mengembalikan senilai kurang dari Rp200 juta ke kas negara. Namun proses hukum masih berjalan terus di persidangan untuk mengungkap aktor pelaku lainnya.

Kuasa Hukum Syachrul Koswara, Entis Sutisna mengatakan, agenda sidang kedua, majelis hakim melakukan pemanggilan kepada 13 saksi, diantaranya Ade Abrag Mutatohiri, Ahmad Syarudin, Aji Saefuloh, Andi Tri Oktavianto, Saripudin, Firmansyah, H.Iwa Gartiwa, Junaedi, Kamong, Karsana, Karyanto, Kris Anton Mega Nugraha dan M. Irsyad Darma Kusumah, ujarnya Senin.

Menurut Entis Sutisna, didalam persidangan bisa saja para saksi itu menjadi tersangka jika sudah ada minimal dua alat bukti, ujarnya.

Kasus ini berawal saat petugas dari Kejaksaan Negeri Purwakarta menangkap mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Purwakarta Syachrul Koswara dan staffnya hingga ditahan di Lapas Kebon Waru, Sukamiskin, Bandung Rabu (26/10/2016).

Kasi Pidana Khusus Kejari Purwakarta, Edy Samosir, mengatakan keduanya sempat mengajukan penahanan namun ditolak lantaran alasan proses hukum.

“Keduanya ditahan. Mereka sudah mengajukan penangguhan penahanan, tapi kita tolak dengan berbagai pertimbangan,” ujar Edy Samosir di Kantor Kejari Purwakarta. (Rekson)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY