Takut Dijemput Paksa, Sandiaga Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Takut Dijemput Paksa, Sandiaga Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

795
0
SHARE
Sandiaga Uno
Sandiaga Uno

Jakarta, (WN) – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akhirnya menyatakan kesiapan dirinya untuk mau diperiksa penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penggelapan penjualan tanah pada hari Jumat (31/3/2017) nanti.

Kesiapan Sandi memenuhi pemeriksaan tak lepas dari ancaman yang dilontarkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan kepada Sandi yang akan melakukan jemput paksa jika tidak mengindahkan panggilan setelah mangkir dari surat panggilan pertama.

“Setelah berhalangan kemarin diperiksa, kali ini pak Sandi akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk diperiksa penyidik pada hari Jumat nanti,” ujar Tim Kuasa Hukum Sandiaga Uno, saat menggelar acara konferensi pers di Posko pemenangan Anies Sandi Jl. Cicurug No. 6, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2017).

Dalam pemeriksaan nanti, Sandi diperiksa sebagai saksi dan akan didampingi oleh para pengacara hingga proses pemeriksaan selesai.

Kapolda Metro Jaya sudah berjanji akan mengungkap kasus dugaan penggelapan tanah hingga terang benderang tanpa pandang buluh.

Sebelumnya, pasangan dari Anies Baswedan telah dilaporkan kasus dugaan penggelapan dengan melibatkan pengusaha Edward S Soerydjaya atas sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten tahun 2012 silam.

Kasus ini terkait dengan PT Japirex yang dipimpin oleh Sandiaga ingin menjual tanah seluas kira-kira 6.000 meter persegi di jalan Curug Raya KM 3.5, Tangsel. (Hermanto)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY