Survey Anjlok, Dedi Mulyadi Jangan Diusung Jadi Cagub Jabar

Survey Anjlok, Dedi Mulyadi Jangan Diusung Jadi Cagub Jabar

995
0
SHARE
Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi

Purwakarta, (WN) – Anjloknya sejumlah survey yang menempatkan posisi Dedi Mulyadi sebagai Calon Gubernur Jawa Barat (Cawagub Jabar) diposisi terendah.

Para pengurus partai Golkar di DPD Jawa Barat diminta agar jangan terus memaksakan kehendaknya dengan isu mengusung Ketua DPD Partai Golkar Jabar yang juga Bupati Purwakarta untuk dicalonkan oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

“Jika melihat hasil survey Dedi Mulyadi saat ini sangat rendah, sangat tidak baik jika para kader partai Golkar di DPD Jabar terlalu over akting melakukan sosialisasi mendukung Dedi Mulyadi sebagai Cawagub Jabar,” ujar Ketua LSM Kobar Eddy Pasaribu, di Purwakarta, Kamis (30/3/2017).

Kata Eddy, untuk menentukan kandidat calon di Pilkada, biasanya partai Golkar terlebih dahulu melihat hasil survey, baik hasil survey dari internal maupun dari luar. Jika melihat surveynya Dedi Mulyadi yang sangat rendah, sebaiknya partai Golkar jangan mengusung Dedi untuk maju di pillada, ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, salah satu survey yang merilis posisi Dedi Mulyadi yang terendah Cawagub Jabar adalah Indo Barometer.

Indo Barometer merilis hasil survey dari 14 nama calon Gubernur jabar yang diajukan melalui skema pertanyaan tertutup. Hasilnya, berturut-turut menempatkan Walikota Bandung Ridwan Kamil dengan raihan 22%, Deddy Mizwar 14,1%, Dede Yusuf 11,8% dan Dedi Mulyadi sebesar 7,3%.

Posisi Dedi Mulyadi yang jauh dari Dedddy Mizwar dan Dede Yusuf, salah satu bukti kalau Dedi Mulyadi sangat sulit untuk menang di pilkada Jabar 2018 nanti.

Sementara Dedi Mulyadi saat menanggapi survey Indo Barometer mengatakan, segini juga sudah uyuhan. Atoh, saya mah apa atuh kalau dibandingkan dengan Deddy Mizwar, Ridwan Kamil dan Dede Yusuf, masih kalah, ujar Dedi di rumah dinas Bupati Purwakarta, Jalan Gandanegara No 25. (Rekson)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY