Seluruh Karyawan PT Rotua Bersedia Mendekam di Penjara Bersama Labora Sitorus

Seluruh Karyawan PT Rotua Bersedia Mendekam di Penjara Bersama Labora Sitorus

123
0
SHARE

SORONG, (WN) – Sekitar enam ratus orang warga masyarakat dan karyawan Aiptu Labora Sitorus berunjuk rasa di kompleks PT Rotua, Sorong, Papua. Mereka membawa sejumlah spanduk dan pamplet berisi dukungan terhadap Labora dan mereka juga akan menyambut Komnas HAM dengan tarian adat Papua.

Salah satu karyawan PT Rotua, Maria, (42) mengatakan, kami hanya berharap solusi yang terbaik atas semua ini agar operasional PT Rotua dapat berjalan seperti biasanya dengan melepaskan Labora dari ancaman eksekusi 25 tahun penjara, ujar Maria dalam telepon singkatnya kepada wartawan, Kamis (19/2/2015).

Menurut Maria, pada dasarnya kami tak menginginkan Labora untuk dieksekusi dan dijebloskan kembali ke dalam Lapas Sorong. Dengan kehadiran Komnas HAM, pihaknya berharap ada jalan terbaik atas kasus yang menjerat bosnya itu.

“Kalaupun Labora Sitorus tetap dieksekusi dan tidak sesuai dengan permintaan Labora, kami seluruh karyawan bersedia mendekam di penjara bersama labora,” ancam dia.

Juru bicara Labora Sitorus, Fredy Fakdawer, menyebutkan rencananya hari ini akan ada pertemuan antara Komnas HAM dengan pihak Labora. Pertemuan ini akan berbicara dari hati ke hati terkait kasus yang menjerat Labora.

“Jika sudah ada solusi dari Komnas HAM akan kasus Labora, nantinya Komnas HAM yang kami tunjuk sebagai mediator dapat melakukan pembicaraan lanjutan kepada kejaksaan dan Kapolda setempat, untuk tindak lanjut eksekusi akan ditempuh seperti apa,” ujar dia.

Fredy juga menyebutkan, ada kemungkinan dalam kasus ini, Labora akan mengajukan peninjauan kembali (PK). Dalam PK ini, kata dia, kejanggalan dan hal-hal baru dalam kasus Labora akan terlihat. (Son)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY