Sampah Menumpuk Pemerintah Tutup Mata

Sampah Menumpuk Pemerintah Tutup Mata

145
0
SHARE

JAKARTA, (WN) – Sejumlah warga masyarakat yang berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sementar (TPS) mengeluhkan tumpukan sampah yang menimbulkan bau tak sedap di pinggiran jalan wilayah Wijaya Kusuma, Jakarta Barat, Jumat kemarin.

“Sudah beberapa hari sampah menumpuk tidak diangkut oleh petugas kebersihan. Petugas pun yang mengangkut sampah jarang datang kesini, kalau datang juga tidak diangkut sampai bersih,” ujar Indra warga dekat TPS yang mengeluhkan tumpukan sampah di tempat pembuangan sementara Jalan alternatife menuju jalan raya Tubagus Angke dan Jelambar.

Menurutnya, tumpukan sampah akan terlihat semakin banyak hingga berceceran di jalan sebab tempat pembuangan tersebut untuk Pasar Dutamas bukan untuk warga wilayah tersebut, seharusnya tempat pembuangan sampah pasar berada di pasar bukan di wilayah warga. Sebelah tempat pembuangan sementara yang digunakan oleh pasar ada tempat sampah warga yang sangat terlihat bersih dan juga rutin di angkut oleh dinas kebersihan.

Tumpukan sampah pasar itu yang menyebabkan bau tak sedap banyak lalat dan nyamuk yang dikhawatirkan akan menyebabkan penyakit datang sebab sampah pasar di dominasi oleh sayuran,buah-buahan serta daging yang di buang di tempat sampah tersebut warga disini takut terserang penyakit kalau terus-terusan menghirup udara yang bau sampah, “menurut Indra saat di konfirmasi wartawan sinar pagi”.

Jalan tersebut merupakan jalur yang sering dilalui kendaraan pribadi maupun umum menuju arah Tubagus Angke dan jalan Jelambar serta sebaliknya. TPS seharusnya dapat perhatian lebih dari pemerintah ataupun PT swasta yang mengelola sampah tersebut tujuannya agar masyarakat merasakan nyaman baik kepada para pengguna jalan ataupun yang sering melintasi kawasan tersebut.

Indra yang mewakili masyarakat umumnya mengharapkan kepada Pemerintah tempat pembuangan sampah tersebut agar di tutup dan tidak ada lagi sampah yang menggunung kami sudah muak, sebab dulu pernah masalah serupa di laporkan kepada pemerintah bahkan sampai ke ruang meja ahok, langsung memberi jawaban secara cepat dan sampah pun terangkut sampai bersih.

Setelah habis lebaran kemarin sampah kembali menumpuk dan berulang lagi kejadian ini warga yang merasakan bosan terhadap keberadaan tempat sampah itu karena hanya sesaat saja di perhatikan.

Indra selaku warga yang sangat dekat keberadaan rumahnya dengan tempat pembuangan sampah itupun siap apabila harus melampirkan surat permohonan untuk di pindahkan tempat sampah itu, juga akan melampirkan tanda tangan warga yang setuju untuk permasalahan sampah tersebut agar di pindahkan ke pasar Dutamas karena tempat pembuangan sampah hanya di kontrak tidak memiliki hak tetap jadi.(AKASH)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY