Rugikan Negara Rp 4,9 miliar, PT Bank Sumut Digeledah

Rugikan Negara Rp 4,9 miliar, PT Bank Sumut Digeledah

564
0
SHARE

Medan, (WN) – Penggeladahan yang dilakukan tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut ke Kantor Pusat Bank Sumut di Jalan Imam Bonjol No. 18 merupakan upaya sebelum melakukan pemanggilan kelima tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pihak  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut.

Kejati Sumut menggeledah Kantor Pusat Bank Sumut di Jl Imam Bonjol Medan, Rabu (15/6). Penggeledahan itu terkait korupsi pengadaan sewa 294 mobil dinas dan operasional pada PT Bank Sumut tahun 2013-2014.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut, Asep Mulyana menyebut kajian-kajian hasil dari penggeladahan yang dilakukan timnya menjadi dasar yang kuat untuk melakukan upaya pemanggilan kelima tersangka yang terdiri empat pihak internal (Bank Sumut) dan satu tersangka dari pihak rekanan.

“Nanti kami evaluasi dulu, kan setiap tindakan akan kami evaluasi dulu, kami cek, kroscek terus sampai di mana menunjang pada pembuktian perkara ini. Untuk itu, nanti akan ditindaklanjuti dengan kegiatan-kegiatan lain (pemanggilan tersangka),” kata Asep ketika dihubungi, Rabu (15/6/2016).

Asep berjanji, pihaknya tidak akan menutup-nutupi perkembangan kasus ini. Untuk itu, dirinya akan membeberkan setiap kegiatan yang dilakukan Kejati Sumut terkait perkembangan yang dilakukan timnya tentang dugaan korupsi pengadaan di Bank Sumut

“Pokoknya nanti, setiap kegiatan yang kami lakukan mengenai pemeriksaan lanjutan tentang kasus ini akan kami beritahukan kepada media,” katanya mengakhir

Menurut Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sumut Novan Hadian, tim yang diturunkan mengamankan sejumlah dokumen dari penggeledahan yang dilakukan di ruang Divisi Umum, Divisi Keuangan, dan Divisi Perencanaan Bank Sumut. Dokumen yang disita itu terkait kasus yang sedang ditangani kejaksaan.

“Penggeledahan itu untuk melengkapi bukti dari penanganan perkara dugaan korupsi yang sedang ditangani. Lima tersangka kasus dugaan korupsi itu adalah mantan Direktur Operasional PT Bank Sumut Drs M Yahya, Pemimpin Divisi Umum Bank Sumut Irwan Pulungan, Asisten III Divisi Umum PT Bank Sumut Pls Pejabat Pembuat Komitmen Bank Sumut Zulkarnain, dan seorang rekanan selaku penyedia jasa Direktur CV Surya Pratama, H Haltafif MBA.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Bobbi Sandri mengatakan, ada unsur kerugian negara dari hasil audit Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP). Negara dirugikan sebesar Rp 4,9 miliar. Pengadaan proyek sewa 294 mobil dinas dan operasional pada PT Bank Sumut tahun 2013-2014 bersumber dari Anggaran Pemerintah belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 18 miliar.

“Ada ditemukan kejanggalan tentang penyewaan kendaraan yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Selain itu, juga ditemukan pelanggaran dalam proses pelelangan, termasuk menyangkut surat kontrak. Ada kerugian negara dari pengadaan proyek sewa mobil dinas di Bank Sumut,” ungkapnya. (Rekson/M.Batu Bara)

 

 

 

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY