Perusakan Pohon Karet Milik Perusahaan Atas Perintah Bupati

Perusakan Pohon Karet Milik Perusahaan Atas Perintah Bupati

511
0
SHARE

PURWAKARTA,(WN)- PT Hardjasari yang memiliki perkebunan Gunung Putri di Kp. Citapen, Desa Sukajaya, Kec. Sukatani, Kab. Purwakarta, melapor kepada polisi terkait perusakan ratusan pohon karet atau ilegal logging. Pihak perusahaan melaporkan oknum Satpol PP dan seorang penebangnya.

Laporan dibuat di Polda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta, Senin (11/8/14), dengan nomor laporan LP.B/660/VIII/2014/JABAR Tanggal 11 Agustus 2014, atas penebangan semena-mena yang dilakukan oleh oknum Satpol PP yang diduga kuat diperintahkan oleh Bupati Purwakarta. Perusakan itu terjadi di lahan perkebunan seluas 62 hektar, dengan jumlah pohon karet yang ditebang mencapai 800 pohon.

“Kejadian perusakan itu terjadi pada hari Jumat tanggal 8 Agustus lalu. Yang ditebang pohon karet yang usianya 25 tahun ke atas,” jelas Endriati usai melapor di Mapolda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta, Senin (11/8/14).

Dikatakannya, perusakan perkebunan itu dilakukan oleh Jy yang merupakan pegawai di Pemkab Purwakarta. Seorang lainnya yang turut membantu penebangan yaitu Id. “Yang kami laporkan adalah Pak Jy dan penebangnya Bah Id,” jelasnya.

Akibat penebangan, lanjutnya, berdampak pada perkebunan tumpang sari milik petani penggarap yang jumlahnya 35 Kepala Keluarga. Selain itu, pepohonan singkong dan pisang juga rusak akibat penebangan ilegal tersebut.

Endriati juga menyebut jika penebangan tersebut diinstruksikan langsung oleh bupati. Pihak yang menebang pun diantaranya Satpol PP. “Penebangan ini sudah terindikasi pidana. Sebab Satpol PP menebang pohon karet tanpa ada izin atau rekomendasi dari Hardjasari,” paparnya.

Oleh karena itu, Endriati mengatakan pihaknya menempuh upaya hukum dan melaporkan tindakan penebangan ini ke Polda Jabar. Ia berharap Polda Jabar segera membantu menyelesaikan kasus ini, karena menurutnya pihaknya memiliki bukti-bukti yang kuat. (TIM/Tc)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY