PT Kalog Diancam di Demo LSM Kofasuss dan Karyawan Korban PHK

PT Kalog Diancam di Demo LSM Kofasuss dan Karyawan Korban PHK

440
0
SHARE

PALEMBANG, (WN) – Sengketa antara PT. Kereta Api Logistik (PT Kalog) yang beralamat di Jalan Inspeksi 13, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati, Kotamadya Palembang, Provinsi Sumatera Selatan dengan karyawannya yang telah di PHK sepihak, dibiarkan penyelesainnya berlarut-larut dan kini sudah melibatkan banyak pihak.

Karena itulah, karyawan korban PHK pun mengadukan nasibnya kepada berbagai kalangan termasuk kepada LSM Koalisi Forum Anak Sriwijaya untuk Sumatera Selatan (Kofasuss), kepada sejumlah media cetak, media online dan elektronik.

Perwakilan karyawan PT Kalog yang diterima langsung oleh Ketua Umum LSM Kofasuss Sumatera Selatan Ir. E.M.Darsan. MS didampingin Sekretarisnya Edi Ginting, SH, MH di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut perwakilan karyawan, Agus (33), mengatakan perusahaan belum mempunyai itikad baik dalam menyelesaikan kewajiban kepada karyawan terkait dengan PHK sepihak yang dilakukan perusahaan. “Sudah hampir 8 bulan kami dibiarkan terlantar tanpa ada kejelasan, saya bersama korban PHK meminta hak kami”, ungkapnya.

Kata Agus, selama berbulan bulan menunggu dan mengurus persoalan ini, kami terpaksa kerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Tidak ada pilihan lain, terpaksa kami kerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan anak istri, untuk itu bantu kami dalam menuntut hak kami pak”, ujarnya.

Menanggapi hal ini Ketua LSM Kofasuss, Ir. E.M. Darsan, MS menyayangkan apa yang dilakukan pihak PT Kalog terhadap sejumlah karyawannya yang selama ini telah mengabdi untuk perusahaan merupakan penganiayaan dan tidak taatnya terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia.

“Seharusnya pihak PT Kalog segera menyelesaikan kewajiban mereka sebagaimana diamanatkan dalam UU No 13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan, kita akan bentuk team investigasi terhadap keberadaan PT Kalog terkait dengan perizinan, amdal dan CSR kepada masyarakat di sekitar perusahaan, bahkan jika perlu kita akan turun ke jalan bersama karyawan (demo)”, paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi provinsi Sumatera Selatan melalui Kasi Pengawasan Sri Budi Wahyuningsih yang di hubungi via ponsel mengatakan sudah mengirimkan hasil Nota Pemeriksaan pertama dan kedua berdasarkan pasal 66 ayat 2 UU No 13 Tahun 2013.

“Hari ini pihak PT KALOG sudah kita panggil, tetapi tidak datang, prinsipnya apabila panggilan kedua tidak datang juga, maka kasus ini akan segera diserahkan kepada pihak penegak hukum”, tegasnya.

Sedangkan pihak PT Kalog yang dihubungi melalui via ponsel managernya yang bernama Edwar di nomor 08127846XXX selalu di tolak, walaupun dicoba beberapa kali oleh awak media. (Drs).

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY