PT Hutahaean Tak Mau Melunasi Upah, Ribuan Karyawan Anarkis

PT Hutahaean Tak Mau Melunasi Upah, Ribuan Karyawan Anarkis

351
0
SHARE

ROKUL, (WN) – Ribuan karyawan PT Hutahaean melakukan aksi unjukrasa dari pagi hingga sore, di kantor PT Hutahaean, Kebun Dalu-dalu, Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Pekanbaru, Senin, (6/4/2015).

Kedatangan massa karyawan adalah menuntut hak dan tanggungjawab dari PT Hutahaean untuk melunasi gaji dan tunjangan kesehatan selama dua bulan yang belum dibayarkan.

Selain itu, karyawan juga menuntut atas sewenang-wenangan PT Hutahaean melakukan pemotongan gaji dua bulan antara Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu, untuk karyawan biasa. Sedangkan potongan antara Rp800 ribu hingga lebih dari Rp1 juta bagi karyawan bertugas di Kantor Kebun.

Selama ini, PT Hutahaean tidak beritikad baik untuk melunasinya. Terbukti, tak satupun Manajemen Direksi PT Huahaean dari Kandir Pekanbaru yang datang ke Kantor Kebun Dalu-dalu menemui para karyawan untuk memberikan penjelasan.

Setelah ditunggu karyawan hingga pukul 14.30 WIB, tetap saja Manajemen Direksi dari Kandir Pekanbaru tak datang juga. Sehingga, para karyawan meminta Manager dan seluruh Staf keluar dari ruangan.

Situasi demonstrasi semakin tidak terkendali saat Manager Kebun Dalu-dalu bermarga Silalahi tidak menggubris permintaan ribuan karyawan. Mereka semakin kesal dan nekat memukul dinding, memecahkan kaca, serta merusak seisi ruangan kantor.

Melihat karyawan marah, Manager dan Staf Kantor Kebun Dalu-dalu akhirnya lari terbirit-birit keluar ruangan ke arah perumahan karyawan untuk menyelamatkan diri.

Beberapa satuan Pengaman (Satpam) PT Hutahaean di Kantor Kebun Dalu-dalu juga tidak bisa berbuat banyak dalam menghadapi kemarahan ribuan karyawan.

Akibat kemarahan karyawan, semua kaca jendela di Kantor Kebun hancur berantakan. Belasan unit komputer dan laptop, meja dan kursi, lemari es, serta peralatan lain juga dihancurkan.

Menurut beberapa karyawan, seperti Amin, Syaiful, dan Ismail, kepada wartawan, bahwa mereka sudah berkali kali minta kejelasan kepada manajemen perusahaan soal pemotongan gaji dan penghapusan tunjangan kesehatan, tunjangan keluarga, serta tunjangan lapangan.

“Sejak bulan Februari dan Maret tidak dibayarkan lagi, sementara manager kebun PT Hutahaean tidak bisa memberikan jawaban,” kata karyawan PT Hutahaean. (RT/son)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY