Proyek “Siluman” di SDN Curug Wetan IV Sarat Korupsi

Proyek “Siluman” di SDN Curug Wetan IV Sarat Korupsi

256
0
SHARE

TANGERANG, (WN) – Kurangnya keterbukaan dan transparansi pelaksanaan proyek dari APBD maupun APBN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tangerang membuat sejumlah proyek pengerjaan bangunan sekolah tidak lagi memakai papan plang proyek. Itu terjadi karena proyek tersebut bermasalah dan mungkin juga Dinas terkait sudah disuap.

Itulah yang ditemukan pada kasus proyek Rehabilitasi 3 unit Ruang Kelas dan 1 unit Ruang Kantor Guru di SD Negeri Curug Wetan IV, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Terbukti saat wartawan ke lapangan, proyek itu cuma sekedar “tambal sulam”, karena atap genteng hanya di sisip saja, rangka atap kayu hanya memotong dan mengganti bagian yang keropos saja, pemasangan plafon dan pemasangan keramik lantai tidak jelas asal usul berasal dari mana anggarannya.

Kepala Sekolah SD Negeri Curug Wetan IV, Nani, ketika di temui di kantornya mengatakan tidak mengetahui darimana asal anggaran proyek tersebut karena pemborongnya juga tidak melapor atau meminta izin terlebih dahulu ke sekolah. Pokoknya sekolah tidak dilibatkan dan tidak tahu asal usul anggaran proyek, ujar Nani.

Nani mengatakan kebingungan kemana harus komplaint jika melihat ada pelaksanaannya yang tidak sesuai, disamping itu tidak mengerti apa yang perlu di komplaint karena tidak memegang RABnya. “Kami bingung pak mau komplaint apa dan kemana” demikian tandasnya.

Hal serupa juga pernah terjadi di sekolah yang sama pada tahun 2012, sekolah tersebut mendapat rehab ruang kelas 1 unit, juga kepseknya tidak tahu asal usulnya.

Yang paling mengecewakan dan patut dipertanyakan mengenai hasil pelaksanaan rehab yang hanya bertahan 1 tahun saja dikarenakan mutu dan kwalitas pekerjaannya sangat dibawah standar, sehingga ruang kelas tersebut terpaksa harus di rehap kembali dengan mempergunakan anggaran DAK APBN tahun 2013. (Ram)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY