Proyek Pengerjaan CV. Tiga Serangkai Tidak Sesuai RAB

Proyek Pengerjaan CV. Tiga Serangkai Tidak Sesuai RAB

214
0
SHARE

BANYUASIN, (WN) – Menanggapi pekerjaan pengecoran jalan yang ada di Desa Manggus yang di kerjakan oleh CV.Tiga Serangkai di sepanjang 800 meter dengan lebar 4 meter yang kini sudah rusak.

Lurah Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin menganggap pekerjaan itu tidak sesuai dengan RAB yang ada dan Dinas PU, selain proyek itu disebut lalai dalam pengawasan sebab hampir 75 persen pekerjaan yang ada di kelurahannya tidak ada yang mampu bertahan lama.

‘’Sebelumnya kita sudah panggil pihak pemborong melalui RT setempat, namun bukannya mau melapor di hargaipun tidak, bahkan ia bilang dengan Rt bahwa mereka berurusan langsung dengan pihak kecamatan, jadi tidak perlu lagi dengan kelurahan, ’’ungkap Muklis Surawijaya Lurah Pangkalan Balai kepada Wartawan di ruang kerjanya (25/10).

Dikatakannya disinilah letak kelemahan kelurahan, selain tidak di hargai pemborong juga tidak berwewenang utuk menindak lanjuti kontraktor-kontraktor nakal seperti ini. ‘’Kami hanya bisa mengusulkan namun tidak berhak menindak lanjuti mau pun mengontrol kontraktor nakal seperti ini yang berhak itu camat karena kami tidak di libatkan dalam pengawasan.

Namun saya sendiri merasa kecewa dengan bangunan tersebut sebab belum beberapa lama saja bangunannya sudah seperti itu. Apa lagi kalau sudah satu tahun mungkin sudah kembali seperti semulah kerusakannya, ’’ungkapnya dengan nada kecewa.

Dilanjutkannya coba kaliantTanya sama camat mungkin beliau tahu tentang pekerjaan itu sebab banyak jalan yang bermasalah. “Rata-rata proyek yang ada disini semua bermasalah dan saya yang
menjadi buruan wartawan maupun LSM, padahal apa yang bisa saya jelaskan jangankan mau menjelaskan mereka laporanpun tidak jadi apa yang bisa saya terangkan, lebih baik adik-adik temui camat, mungkin beliau tahu, pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan camat Banyuasin III Ir.Alfian belum dapat di konfirmasi wartawan. (Aldy)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY