Proyek Pengadaan Pembuatan Pupuk Organik Sarat Penyimpangan

Proyek Pengadaan Pembuatan Pupuk Organik Sarat Penyimpangan

125
0
SHARE

MINUT, (WN) – Upaya pemerintah melakukan pemberantasan korupsi bukanlah hal yang mudah. Masih banyak terdapat hambatan-hambatan yang sulit untuk mencapai angka tersebut, terbukti dengan ditemukan adanya proyek pengadaan pembuatan pupuk organik yang terdapat di Desa Kolongan Minahasa Utara.

Dana APBD tahun 2008 berbandrol hampir Rp 1 miliar ini diduga sarat penyimpangan. ”Sampai saat ini proyek tersebut terbengkali alis terjadi pembiaran. Lalu siapa yang harus bertanggung jawab,” demikian kalimat yang disampaikan NS, seorang Tokoh Masyarakat kepada Harian Warta Nasional.

Entah apa yang akan dilakukan oleh pemerintah selajutnya, mengingat proyek pengadaan pembuatan pupuk organik yang terjadi dilapangan ternyata tidak sesuai harapan masyarakat desa kolongan. Lebih lanjut masyarakat menilai dugaan permainan yang dilakukan oleh oknum pejabat sekaligus pemenang thender yang sengaja mengambil keuntungan dibalik dana anggaran APBD tersebut.

Sehingga proyek pengadaan pembuatan pupuk organik berantakan. Sampah yang seharusnya biasa dimanfaatkan malah justru sekarang makin membuat masyarakat terganggu dimana sampah mulai berhamburan disana sini. Belum lagi bau yang sangat menyengat ketika musim hujan begitu juga lalat terlihat diareal tumpukan sampah.

Kami berharap kepada pemerintah kabupaten minahasa utara serta kepolisian untuk menindak tegas bagi siapapun yang dengan sengaja terlibat dibalik permainan pembuatan proyek pengadaan pupuk organik tersebut sehingga sudah barang tentu telamerugikan pemerintah serta imbasnya masyarakat yang menerima.(kenfa) 10

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY