Potensi Korupsi di Karawang, Subang dan Purwakarta Sangat Besar

Potensi Korupsi di Karawang, Subang dan Purwakarta Sangat Besar

1198
0
SHARE

Purwakarta, (WN) – Keberhasilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memenjarakan mantan Bupati Karawang Ade Swara dan istrinya dan Bupati Subang (nonaktif) Ojang Sohandi adalah bukti potensi tindak pidana korupsi di daerah Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang dan Kabupaten Purwakarta sangat besar karena penegak hukumnya lemah.

Bahkan untuk Kabupaten Purwakarta di sebut KPK sebagai daerah dengan ranking terburuk soal pelaporan kepatuhan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN) penyelenggara negaranya di wilayah Jawa Barat. Hanya saja, KPK tidak datang melakukan operasi atau penyelidikan di Purwakarta. Kapan KPK ke Purwakarta ?.

Ketua LP-Tipikor Jonathan mengatakan, penangkapan Bupati Subang dan Bupati Karawang membuktikan potensi korupsi didaerah itu sangat besar. Sedangkan di Purwakarta itu karena penyidik di sana kekurangan anggaran untuk mengusut korupsi, kalau tidak penyidiknya masuk angin,” kata Jonathan kepada Harian Warta Nasional, di Sadang, Purwakarta, Selasa (21/6/2013).

Menurut Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (20/6/2016) mengatakan, penyidik masih mendalami aset-aset milik Bupati Ojang Suhandi yang diduga diperoleh dari hasil korupsi.

“Ojang ditetapkan tersangka pemberi suap terkait penanganan perkara korupsi dana Jamkesmas Subang. Selain Ojang, KPK juga menetapkan Jajang Abdul Holik, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang yang menjadi terdakwa perkara dana Jamkesmas Kabupaten Subang dan Lenih Marliani, istri dari Jajang sebagai tersangka kasus ini.”, ujar Priharsa.

Sejauh ini, penyidik diketahui telah menyita sejumlah kendaraan mewah milik Ojang. Beberapa kendaraan itu diantaranya, mobil Toyota Vellfire warna hitam berplat nomor T 1978, mobil Toyota Camry, dan mobil Jeep Wrangler Rubicon warna oranye berplat nomor D 50 KR serta Nissan Nevarra. Kemudian sepeda motor merek KTM, KLX, dan Yamaha ATV juga sudah disita KPK.

Ojang disangka telah melanggar Pasal 3 dan atau 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Surat perintah penyidik pada perkara pencucian uang ini dikeluarkan pada 25 Mei lalu, ujarnya.

Sedangkan di Kabupaten Karawang hasil operasi KPK telah menetapkan Bupati Karawang Ade Swara dan istrinya, Nurlatifah, sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dalam perizinan penerbitan surat persetujuan pemanfaatan ruang (SPPR) di kawasan Karawang.

Keduanya ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan di Karawang pada Kamis (17/7/2014) malam hingga Jumat (18/7/2014) lalu. (Rekson Hermanto)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY