Polri Usut Kartel Dalam Pemasokan Bisnis Cabe

Polri Usut Kartel Dalam Pemasokan Bisnis Cabe

381
0
SHARE
Seorang petani memanen cabe di Desa Dukuh Dempok, Wuluhan, Jember, Jawa Timur.
Seorang petani memanen cabe di Desa Dukuh Dempok, Wuluhan, Jember, Jawa Timur.

Jakarta, (WN) – Mantan komisioner KPPU Prof. Ahmad Ramadhan meminta Mabes Polri untuk menyelidiki adanya indikasi kartel dalam pemasokan dan bisnis cabe. Hal itu menyusul harga cabe yang terus tinggi mendorong.

“Distribusi yang akan diikuti masuk para pedagang dan para industri serta konsumen. Titik kartel itu bisa pada semua lini, dan industri hilir yang semakin kecil,” ujarAhmad Ramadhan, Selasa (7/3/2017).

Dijelaskannya, kartel itu bukan pada petani, namun pada sentra industri dan pengumpul.  Hukum persaingan usaha tidak bicara lokal, namun secara demand.

“Memang selama ini perkara di KPPU kesulitan di distribusi. Apalagi cabe ini produksinya massal, dan tidak hanya satu titik, namun dilihat di nasional,” jelasnya.

Ditambahkannya, kartel itu bisa dilihat dari pengelolahan dan impor cabe yang dalam kuotanya terjadi pengaturan harga. (Wilson)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY