Polisi Rahasiakan Hasil BAP dan Rekaman CCTV Jesicca Tidak Bersalah

Polisi Rahasiakan Hasil BAP dan Rekaman CCTV Jesicca Tidak Bersalah

2397
0
SHARE

JAKARTA, (WN) – Hasil rekaman CCTV milik Olivier Café dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap tersangka Jessica Kumala Wongso atas kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin membuktikan bahwa Jessica Kumala tidak bersalah.

Penyidik Polda Metro Jaya masih menggunakan teori klasik usang, yaitu teori segitiga kejahatan : ada korbannya, ada lokasi dan ada pelaku sebagai syarat untuk menetapkan Jessica sebagai tersangka.

Mantan Hakim Asep Iwan Iriawan mengatakan kalau CCTV tidak menunjukan rekaman Jessica bunuh Mirna, bukan alat bukti namanya.

“Kalau tidak ada peristiwa ini di rekaman ya jangan teriak-teriak ada CCTV. Kalau hanya sekedar rekaman biasa di toko juga banyak,” imbuhnya Asep kepada sejumlah wartawan.

Bahkan pengacara Yudi Wibowo berulang kali menantang kepolisian untuk membuka hasil rekaman CCTV milik Olivier Café ke publik. Namun polisi tidak mau karena hasil rekamanan CCTV tidak ada bukti Jessica meracuni Mirna.

Jika memang ada, menurutnya pihak kepolisian pasti berani membeberkan hasil rekaman CCTV tersebut.

“Apakah dia perbuatan itu gerakan otot, apakah dia itu menaruh racun di kopi itu. Ada enggak? Mari kita buka, tidak ada yang harus dirahasiakan kalau polisi mau jujur menegakkan hukum,” tangtang Pengacara.

Bukan itu saja, hasil BAP Jesicca juga tidak ada bukti yang menyebutkan Jessica terbukti bersalah. Itulah alasannya kenapa polisi merahasiakan BAP kepada pengacara.

POLISI RAHASIAKAN BAP JESSICA DARI KELURGA

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes M. Iqbal, menegaskan pihaknya masih merahasikan rekaman CCTV dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Jessica. “Saat ini penyidik masih fokus pada penguatan alat bukti. “Perihal BAP yang tidak diberikan kepada pengacara Jessica. Alasannya, untuk mencari bukti bukti.

“Kalau berita acara diserahkan semua, nanti strategi penyidik bisa ketahuan dong, karena ini adalah war of intellectual atau perang intelektual, kami punya strategi masing-masing,,” jelas Iqbal.

POLISI RAHASIAKAN CCTV DI OLIVIER CAFÉ

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Iqbal menegaskan, pihaknya masih merahasiakan bukti rekaman Closed Circuit Television (CCTV).

“Tidak ada urusan CCTV minta dibuka pengacara. Itu kan alat bukti, jadi tidak perlu dibuka,” ujar Iqbal. (Wilson/Jenri/son)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY