Polisi Jemput Paksa Rizieq ? Ternyata Hanya Gertakan Saja

Polisi Jemput Paksa Rizieq ? Ternyata Hanya Gertakan Saja

1078
0
SHARE
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Pol Mochamad Iriawan.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Pol Mochamad Iriawan.

Jakarta, (WN) – Pernyataan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Pol Mochamad Iriawan yang akan menjemput paksa Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab dinilai sebagai gertakan saja untuk menyenangkan masyarakat.

“Kata Kapolda jika pemanggilan kedua, Rizieq tetap mangkir akan di jemput paksa. Menurut saya itu hanya gertakan saja untuk menyenangkan. Tidak mungkin Rizieq bakal dijemput paksa,” ujar Ketua LP-Tipikor, Jonathan, Rabu (26/4/2017).

Menurut Jonathan, kasus Rizieq sangat banyak tetapi polisi belum mampu mengungkap satupun kasusnya. Diantaranya kasus Sampurasun,  penodaan Pancasila, Kasus Palu Arit, penghinaan agama Kristen, chat pornografi, Jenderal Otak Hansip, dan mengancam membunuhan pendeta atas insiden Tolikara.

Sementara Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Pol Mochamad Iriawan berjanji akan memeriksa Rizieq terkait kasus beredarnya foto serta rekaman video berisi chat WhatsApp yang mengandung unsur pornografi.

“Setelah 1 Mei. Karena fokus hari buruh. Selasa atau Rabu kita panggil. Kalau tidak ada, ya kita jemput paksa,” ujar Iriawan hari ini.

Perlu diketahui, kasus Rizieq salah satunya terkait percakapan berkonten pornografi via WhatsApp dengan wanita bernama Firza Husein tersebar di media sosial.

Bahkan dalam percakapan itua ada foto wanita telanjang yang disebut-sebut sebagai Firza. Sayangnya, polisi belum mampu mengusutnya dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangkanya. (Edrawd/Hermanto)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY