Pilkada Tapteng, Utamakan PAUS ‘ Putra Daerah ‘ Sebagai Pemimpin

Pilkada Tapteng, Utamakan PAUS ‘ Putra Daerah ‘ Sebagai Pemimpin

1458
0
SHARE
Pasangan PAUS di pilkada Tapteng

Tapteng, (WN) – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) nomor urut dua (2) Pastor Rantinus Manalu dan Ustad Sodikin Lubis disingkat PAUS sangat diinginkan masyarakat untuk memimpin Tapteng.

Sebab pasangan Salam 2 Jari ini adalah putra daerah dan perduli atas kemajuan pembangunan di daerah.

Demikian diungkapkan pemerhati politik dan hukum di Tapteng, Ketua Kobar, Edward Pasaribu Roder, Rabu (18/1/2017), menanggapi pemilihan kepala daerah di Tapteng, pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang.

Edward mengatakan, PAUS sangat diinginkan masyarakat memimpin supaya pembangunan cepat terlaksana. Masyarakat menginginkan pemimpin yang cepat memajukan daerah itu, utamanya membangkitkan perekonomian masyarakat.

Ditambahkan, masyarakat di Tapteng sudah pintar dalam menggunakan hak pilihnya saat pilkada mendatang. Mereka tidak mudah terpengaruh sesuatu dari calon pemimpin yang bukan putra daerah di sana.

“Masyarakat pintar karena pernah dikecewakan oleh mantan pemimpinnya yang sekarang masih di tahan KPK karena korupsi. Pengalaman itu dijadikan pelajaran berharga. Banyak mantan pemimpin di sana yang tidak perduli sama sekali setelah tidak memimpin,” ungkap Edward.

Roder mengungkapkan, mantan bupati yang seakan tidak pernah terdengar lagi namanya itu adalah Abdul Wahab, Lundu Panjaitan, Pasunan Pasaribu. “Kekecewaan itu sudah dibuktikan masyarakat dengan tidak memilih mantan dan calon anggota DPR daerah pemilihan Tapteng, seperti Buyung Saragih, Palar Nainggolan dan lainnya,” sebutnya.

Sementara itu, pasangan calon Bupati Taptengg nomor urut dua Pastor Rantinus Manalu kelahiran Desa Suga-suga Hutagodang, Pasaribu Tobing, Tapteng ini mengatakan, iika ada pasangan yang lebih baik dari pasangan PAUS silahkan pilih mereka, PAUS tidak akan pernah mengajar anda untuk ikut dan terlibat dalam politik uang, ujarnya.

Menurutnya, dukung – mendukung menjelang pilkada di Tapteng, dipastikan membuat suara dukungan di masyarakat akan terpecah. Semua itu akan terjadi karena faktor politik uang oleh calon yang memiliki banyak uang.

“Kita mengharapkan, pesta demokrasi di Tapteng berlangsung secara demokratis. Sebab, politik uang jika dilakukan kontestan pilkada justru dikhawatirkan bisa mengganggu situasi keamanan dan politik di sana,” tegas pastor.

Hal yang sama juga disampaikan calon Wakil Bupati Tapteng, Ustad Sodikin Lubis. Menurut Ustad saat pasangan nomor urut dua melakukan acara sosialisasi dan kampanye PAUS di daerah di Panjomuran Desa Tapian Nauli 1, Kecamatan Tapian Nauli, Tapteng, Senin (16/1/2017) lalu.

Sejumlah warga mengaku meski ditaburi beras dan amplop oleh pasangan calon (Paslon) lain mereka tetap akan memilih PAUS.

Sogokan Money politik diduga kuat yang mengaku orang kaya dan mantan pejabat di Tapteng. (Rekson Hermanto)

warga Tapteng

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY