Pilkada Tapteng, Mari Kompak Jangan Pilih yang Bukan Putra Daerah

Pilkada Tapteng, Mari Kompak Jangan Pilih yang Bukan Putra Daerah

1191
0
SHARE
Salam 2 Jari berkumandang di kampanye pilkada Tapteng

Tapteng, (WN) – Di setiap pilkada Gubernur, Walikota dan Bupati di seluruh Indonesia, rakyat pemilih selalu memprioritaskan calon pemimpinnya berasal dari putra daerah dan menolak pemimpin yang bukan putra daerah.

Jikapun ada segelintir orang yang terlanjur lolos menjadi kepala daerah berasal dari luar putra daerah, itu terjadi karena dipaksakan diusung oleh partai politik (Parpol). Apakah rakyat akan memilih pemimpin usungan parpol dari luar putra daerah ?

Provinsi Sumatera Utara memiliki semboyan Mar Sipature Hutana Be  yang artinya berlomba-lomba membangun daerah masing-masing.

“Mari membangun kampung halaman sendiri,” Begitulah seruan dari putra daerah Raja Inal Siregar di tahun pertama menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara. Sebuah konsep yang dulu sempat populer dan kini masih diingat.

“Jika ada partai politik di pilkada Tapteng yang memaksakan mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dari luar putra daerah, kami berharap kepada para pemilih agar tidak memilih orang yang bukan putra daerah.

Sebab sangat banyak putra-putri Tapteng yang memumpuni dapat diberikan kesempatan mengabdi untuk daerahnya sendiri,” ujar Ketua Kobar Eddy Pasaribu, Sabtu (20/1/2017).

Kata Eddy, Putra daerah asal kelahiran Tapteng sangat banyak calon-calon pemimpin bangsa dengan berpendidikan tinggi, kaya, ulet dan banyak pengalaman. Itu sebabnya, putra daerah dituntut harus menjadi motor pergerakan atau pemimpin di daerahnya di Tapteng.

“Saya tidak setuju jika pemimpin di Tapteng berasal dari luar Tapteng. Itu sama saja menjual harga diri kami. Berapalah uang satu koper, caranya itu ?. Karena dari Tapteng inilah banyak lahir tokoh – tokoh bangsa seperti DR. Perdinan L.Tobing, Akbar Tanjung dan masih banyak lagi,” ujar Eddy.

Nah, masalah calon pemimpin kepala daerah yang nota bene dimaknai haruslah putra daerah sudah harga mati lantang dikumandangkan dalam ajang pilkada Bupati dan Wakil Bupati Tapteng 2017.

Sementara saat ini, Pilkada Tapteng diikuti sebanyak empat kandidat. Keempatnya yakni pasangan Bakhtiar Ahmad Sibarani-Darwin Sitompul (BADAR), Amin Pardomuan Napitupulu-Ramses Hutagalung (AMIRA), Rantinus Simanalu-Sodikhin Lubis (PAUS) dan Buyung Sitompul-Binsar Saruksuk (BESAR). (Rekson Hermanto)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY