Petugas Polhut Pemungut Retribusi Kayu Penyebab Kemacetan dan Laka Lantas

Petugas Polhut Pemungut Retribusi Kayu Penyebab Kemacetan dan Laka Lantas

194
0
SHARE

BANYUASIN, (WN) – Petugas Polisi Kehutanan (Polhut) berpungsi mengamankan hutan dari kerusakan dan penebangan liar. Namun sebaliknya, Polhut di Kabupaten Banyuasin beralih tugas menjadi petugas pemungut retribusi (pajak) dari setiap sopir Truk Puso pengangkut kayu yang melintas dari Pos Jaga Polisi Kehutanan di Kelurahan Seterio, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.

Hasil pantuan Harian Warta Nasional menyebutkan, setiap truk pengangkut kayu yang melintas di Jalur Lintas Timur Sumatera yang lokasinya berada tidak jauh dari gerbang jalan lingkar menuju komplek perkantoran, para pengemudi harus membayar uang retribusi kepada petugas Polhut Banyuasin.

Rajia petugas Polhut terhadap retribusi rutin membuat kemacetan panjang truk-truk terjadi setiap hari dan menjadi pemandangan penyebab kemacatetan utama serta penyebab laka lantas.

Salah satunya, Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi secara beruntun terjadi pada pukul 10.15 pagi WIB, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa sebuah mobil truk warna merah dengan nomor polisi BG 8350 AC yang dikemudikan Riswan (35) pecah kaca depan dan bodynya ringset.

Kejadian bermula saat petugas Polhut menghentikan mobil fuso pengangkut kayu secara mendadak, akibatnya sopir mobil truk yang berada di belakangnya tidak dapat menghentikan laju kendaraannya, meskipun sudah menginjak rem secara mendadak, tentu saja 6 mobil yang berada di belakang truk mengalami hal yang serupa, “saya sudah ngerem mendadak tapi tidak bisa”, kata, Sopir Truk Riswan, kepada wartawan.

Ketua LSM Generasi Independen Bakti Anak Sriwijaya (GIBAS) Kabupaten Banyuasin saat di temui di kantornya Ir. E. M. Darsan, MS mengatakan, seharusnya Pos Polhut harus membuat jalur jalan tersendiri, jangan menghentikan kendaraan seenaknya saja, yang jelas retribusi yang di pungut oleh petugas polhut itu apakah menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau hanya menambah pundi-pundi oknum petugas Polhut saja, pungkasnya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Banyuasin Ir. Syuhada yang dihubungi Harian Warta Nasional via ponselnya di nomor 08127318XXX terkait dengan keberadaan Pos Polhut yang menjadi penyebab kemacetan dan lakalantas di jalur Jaintim, meskipun sudah dihubungi berulang kali ponsel tidak aktif. (Drs/Efri).

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY