Perseretuan Dua Desa Atas Tapal Batas Adalah Ulah Dari Pemkab

Perseretuan Dua Desa Atas Tapal Batas Adalah Ulah Dari Pemkab

389
0
SHARE

BANYUASIN, (WN) – Perselisihan tapal batas antara masyarakat Dusun Talang Aur Desa Penandingan dengan Desa Muara Abab di Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin memanas.

Ratusan masyarakat Dusun Talang Aur memblokade jalan penghubung perbatasan antara kedua desa dengan memakai kayu dan kawat berduri sehingga akses satu satunya untuk masuk dan keluar tertutup.

Hal ini terjadi karena arogansi Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam menentukan tapal batas desa yang menjadikan dusun Talang Aur masuk ke dalam wilayah administratif Desa Muara Abab.

Menurut Agus (38) ketika di temui di kerumunan warga mengatakan dan menyayangkan keputusan Pemkab Banyuasin yang arogan dan sepihak karena setiap pemilihan umum baik Pilpres, Pilgub dan Pilbup di Dusun Talang Aur masuk dalam wilayah Desa Penandingan.

“Ada apa dengan Pemkab Banyuasin, terutama Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) yang ngotot memasukan dusun kami ke Desa Muara Abab”, ungkapnya dengan kesal.

Sedangkan Rusmin (42) mengemukakan dengan keputusan ini masyarakat Dusun Talang Aur yang berjumlah 117 KK dijadikan bola, parahnya bantuan baik pemerintah pusat dan daerah tidak pernah menyentuh dusun ini karena tidak ada kepastian wilayah administratif.

” Ini bentuk kekecewaan kami karena proses dusun ini masuk ke wilayah Desa Muara Abab tanpa melibatkan masyarakat”,

Pantauan Harian WN di lokasi, selain orang tua dan ibu-ibu, tampak juga anak-anak membantu memegangi kayu dan kawat yang di ikat ke tiang penyanggah, bahkan mereka libur sekolah untuk membantu kegiatan ini.

Kabag Tapem pemkab Banyuasin Muhammad Senen Har, SIP, M.Si ketika dimintai konfirmasi via ponselnya 081367048XXX tidak di terima bahkan beberapa kali di rijek. (drs).

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY