Perizinan Dipersulit, PTSP Kelurahan Kelapa Gading Timur Sepi

Perizinan Dipersulit, PTSP Kelurahan Kelapa Gading Timur Sepi

591
0
SHARE

JAKARTA, (WN) – Setelah pengoperasian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara suasana kantor sepi setiap pagi. Nyaris tidak ada warga yang datang untuk mengurus dokumen perizinan. Hal itu, setelah warga mengetahui pelayanan PTSP lebih dipersulit mengurus izin dan nonizin ketimbang layanan lewat kelurahan.

“Katanya pelayanan PTSP untuk efektivitas dan efisiensi pengguna layanan izin maupun nonizin, ternyata itu bohong besar. Saya sudah ketemu dan bertanya langsung dengan Aryo Martanto selaku Kepala Satuan Satlak Kelurahan Kelapa Gading Timur. Kata Aryo, izin domisi di sepanjang jalan raya Perintis Kemerdekaan, tidak akan dikeluarkan dari PTSP kelurahan, terus yang efektivitas dan efisiensi itu apa ?, “ujar Hermanto, salah seorang warga yang mengaku dipersulit mengurus izin domisi di PTSP Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kamis (29/1/2015).

Lihat sekarang di kantor PTSP Kelurahan Kelapa Gading Timur, warga yang mengurus izin dan nonizin sangat sepi, saya dari pagi di kantor ini tidak ada satu orangpun warga yang datang ke kantor PTSP, usul saya sebaiknya PTSP di Kelurahan ini ditutup saja, ujar Hermanto.

Kata Hermanto, karena saya dipersulit mendapatkan izin domisi di PTSP Kelurahan, saya terpaksa mengurusnya lewat Notaris. Buktinya saya sudah mendapatkan izin domisi, hanya beberapa hari saja. Wajalah warga sepi datang mengurus perizinan ke PTSP karena pada kenyataannya lebih dipersulit, lebih baik saya keluar uang untuk Notaris tetapi hasilnya memuaskan secara efektivitas dan efesiensi, ujarnya.

Aryo Martanto, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) PTSP Kelurahan Kelapa Gading saat ditemui wartawan mengaku, PTSP ini dibentuk semata mata untuk menghapuskan calo, makanya gaji PTSP nilainya seterap dengan Lurah. Tetapi kalau soal pengurusan izin, syaratnya harus lengkap atau komplit semua, satu syarat tidak dipenuhi, maka kami tidak bisa melayani, ujarnya.

Contohnya, kata Aryo, untuk izin domisi warga harus melengkapi 11 berkas persyaratan sebagai berikut, 1. Pengantar RT dan RW/ Surat Keterangan dari Pengelola Gedung, 2. Surat Pernyataan Pemilik/Penanggungjawab Usaha, 3. FC KTP Pemilik Tempat Usaha, 4. Surat Kuasa Pengurusan, 5. FC KTP yang dikuasakan, 6. FC Sertifikat Tanah (kepemilikan), 7. FC Akta Pendirian Perusahaan, 8. FC Izin Mendirikan Bangunan (IMB), 9. FC PBB dan Bukti Pembayaran PBB Tahun terakhir, 10. Foto Bangunan Tampa Depan dan Dalam Bangunan, 11. Jumlah Pegawai, ujar Aryo.

Jika satu item saja dari berkas syarat ini tidak dilengkapi, maka PTSP Kelurahan Kelapa Gading Timur tidak bisa melayani pembuatan Izin Domisili. Disamping itu, kata Aryo, khusus di sepanjang jalan raya besar di Jalan Perintis, kami tidak akan mengeluarkan izin domisi dan IMB nya, karena harus mendapat izin khusus dari Gubernur DKI Jakarta, tambah Aryo. (son)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY