Pentingnya Sosok Guru Demi Keberhasilan Anak Bangsa

Pentingnya Sosok Guru Demi Keberhasilan Anak Bangsa

218
0
SHARE

MAKASSAR, (WN) – Efektivitas dan efisiensi belajar dan pembelajaran siswa di sekolah sangat bergantung kepada peran guru. Dalam hal ini, terdapat sejumlah peran yang diemban guru. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Kepala Sekolah SD Negeri KIP Maccini, H. Abd. Rahman, S.Pd mengatakan, sebenarnya jika kita membicarakan guru ada dua poin yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan yaitu mengajar dan mendidik. Guru dalam mendidik akan menjadi tokoh, panutan dan identifikasi bagi para peserta didik, dan lingkungannya.

Oleh karena itu, guru harus memiliki standar kualitas tertentu, yang mencakup tanggung jawab, wibawa, mandiri dan disiplin, dan guru dalam mengajar kegiatan belajar peserta didik dipengaruhi oleh berbagai factor, seperti motivasi, kematangan, hubungan peserta didik dengan guru, kemampuan verbal, tingkat kebebasan, rasa aman dan keterampilan guru dalam berkomunikasi. Jika factor-faktor di atas dipenuhi, maka melalui pembelajaran peserta didik dapat belajar dengan baik.

Guru harus berusaha membuat sesuatu menjadi jelas bagi peserta didik dan terampil dalam memecahkan masalah. Ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh seorang guru dalam pembelajaran, yaitu : Membuat ilustrasi, Mendefinisikan, Menganalisis, Mensintesis, Bertanya, Merespon, Mendengarkan, Menciptakan kepercayaan, Memberikan pandangan yang bervariasi, Menyediakan media untuk mengkaji materi standar, Menyesuaikan metode pembelajaran, Memberikan nada perasaan. Agar pembelajaran memiliki kekuatan yang maksimal, guru-guru harus senantiasa berusaha untuk mempertahankan dan meningkatkan semangat yang telah dimilikinya ketika mempelajari materi standar.

“ Tapi ada sedikit perbedaan dalam mendidik dan mengajar. Jika dilihat dari keadaannya, mendidik merupakan perbuatan dari seorang guru adakalanya seorang murid dikerasi jika murid berbuat sesuatu yang salah. Sedangkan mengajar, guru hanya berpatokan pada kurikulum yang berlaku. Secara singkat mendidik adalah sesuatu yang berhubungan dengan mental sang murid yang harus dibangun sedangkan mengajar berhubungan dengan pelajaran,” lanjut H. Abd. Rahman, S.Pd.

makassar 1

Guru merupakan pengganti orang tua di sekolah. Guru mempunyai tanggung jawab yang sangat besar dalam segi pendidikan murid – muridnya. Pada kegiatan belajar mengaja di kelas, guru juga menjalankan perannya sebagai “ pembimbing “. Pembimbing berasal dari kata bimbing yang berarti pimpin, asuh, tuntu. Membimbing sama dengan menuntun, sebagaimana Ibu menuntun anakanya yang baru belajar berjalan. Demikian pula guru adalah pembimbing yang menunjukkan jalan dalam proses belajar mengajar, dengan pengetahuan dan pengalamannya. Membimbing merupakan upaya guru membantu muridnya dalam mencapai tujuan belajarnya.

Pendidikan di Indonesia tidak lepas dari kebijakan – kebijakan atau program pemerintah. Menurut Kepala Sekolah SD Negeri KIP Maccini mengatakan program pemerintah saat ini sudah sangat bagus dan baik. “ Sebenarnya program pemerintah saat ini sudah sangat bagus dan baik sekali salah satu contohnya Anak Indonesia wajib belajar 9 tahun, 6 tahun di Sekolah Dasar (SD) dan 3 tahun di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dasar itulah pemerintah memberikan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dengan dasar ini anak – anak dari SD sampai SMA terbebas dari pembayaran SPP.” Jelas H. Abd. Rahman, S.Pd.

Di setiap kebijakan – kebijakan pemerintah pasti ada dampak – dampak yang diberikan baik untuk para guru dan para murid. Salah satu dampak positifenya anak – anak yang ingin bersekolah merasakan kemudahan karena terbebas uang SPP tetapi dari para guru ada sedikit dampak negatife yang di rasakan. “ Sebenarnya program pemerintah sangat bagus sekali tetapi karena pemerintah belum mengetahui pas keadaan semua sekolah di Indonesia. Misalnya sekolah yang lebih banyak guru honornya, karena sekarang sudah tidak ada lagi sumbangan atau bantuan umtuk sekolah dari masyarakat maka sekolah akan menggunakan bantuan operasional tersebut untuk guru – guru honornya,” terang H. Abd. Rahman, S.Pd.

Tetapi, pada dasarnya jika seorang guru menjadi pengajar dan pendidik yang didasari dengan hati maka guru tersebut akan menjadi guru yang ideal untuk para muridnya. Guru yang ideal adalah guru yang memiliki kemampuan personal, sosial, profesional, karena kemampuan profesional guru secara personal ditandai dengan kepribadian yang jujur dan bertanggung jawab dan bertindak sesuai dengan nilai dan moral, guru yang sosial ditandai dengan mampu bekerja sama dan ikut kegiatan sosial guru yang profesional ditandai dengan menguasai bahan pelajaran.

Peran guru di sekolah memiliki peran ganda, di pundak merekalah terletak mutu pendidikan. guru juga seorang manajerial yang akan mengelola proses pembelajaran, merencana pembelajaran, mendesain pembelajaran, melaksanakan aktifitas pembelajaran bersama siswa dan melakukan pengontrolan atau kacakapan prestasi siswa-siswa. (HH).

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY