Pengurusan TDP di PTSP Jakut Tiga Bulan Belum Selesai

Pengurusan TDP di PTSP Jakut Tiga Bulan Belum Selesai

509
0
SHARE

Jakarta, (WN) – Kinerja pegawai di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kantor Wali Kota Jakarta Utara sangat buruk. Pasalnya, untuk pengurusan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) saja lebih dari tiga bulan lamanya masih dalam proses.

“Sejak saya menyerahkan syarat-syarat pengurusan SIUP dan TDP untuk PT.NTJ dari bulan Desember 2015 yang keluar SIUP-nya saja. Sedangkan TDP-nya belum keluar. Saya sudah tanya koordinatornya Ibu Eti, katanya harus menunggu proses dulu,” ujar Hermanto kepada wartawan hari ini.

Menurut Hermanto, apabila dihitung-hitung sudah hampir 20 kali bolak balik ke PTSP untuk menanyakan kapan selesai TDP. Sudah tak bisa dihitung berapa kerugian saya untuk mendapatkan TDP, saya rugi waktu, rugi tenaga dan sakit hati setiap berurusan dengan pegawai, imbuhnya.

Kepala PTSP Jakarta Utara, Johan Girsang, saat memantau langsung kinerja bawahannya yang baru belajar melayani masyarakat yang akan mengurus perizinan di kantor PTSP Wali Kota Jakarta Utara.

“Saat ini ada total 31 PNS yang sudah tetap bekerja di kantor PTSP, sebenarnya itu masih dibantu dengan 5 CPNS dan 4 PHL, namun dengan jumlah permintaan pelayanan yang masuk di Jakarta Utara sangat besar, kami kewalahan untuk menangani semua,” ujar Johan, Selasa (29/9).

Apalagi menurutnya, lima orang CPNS yang bertugas di Kantor PTSP Wali Kota Jakarta Utara tersebut juga masih baru belajar. Pasalnya para CPNS sebelumnya melayani, sedang mengikuti pendidikan prajabatan untuk mengambil PNS.

Mantan kepala Kantor PTSP Jakarta Pusat itu juga mengakui bahwa banyak keluhan dari masyarakat tentang lambatnya pelayanan sering membuat oknum biro jasa berkeliaran di sekitar lingkungan PTSP.

“Kalau memang ada pegawai kita yang bermain-main dengan oknum tersebut dan ada buktinya, akan langsung kita BAP dan serahkan datanya ke provinsi untuk diberikan sanksi pecat,” lanjutnya.

‎Hal itu dilakukan supaya tidak ada lagi ‎dokumen perizinan yang nyangkut di tengah pemrosesan dan harus memanggil kembali pemohon izin dan memakan waktu lebih panjang lagi.

Ia juga mengungkapkan dalam sehari PTSP Kantor Wali Kota Jakarta Utara bisa melayani 170 berkas permohonan izin dan bisa melakukan kunjungan survei‎ ke 100 lokasi permohonan IMB dalam kurun waktu 10 hari.

“Kami bekerja seoptimal mungkin, saya saja terkadang sampai tidak mengikuti rapat koordinasi dengan wali kota dan jajarannya karena harus mengawasi para pegawai agar bekerja dengan baik, yang penting layani masyarakat dengan benar dan maksimal,” tutup Johan. (son)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY