Pengiriman Narkoba Terbesar Diuangkap Polres Ogan

Pengiriman Narkoba Terbesar Diuangkap Polres Ogan

123
0
SHARE

KAYU AGUNG, (WN) – Ternyata hukuman mati pun tak membuat jera bagi bandar narkoba. Saat ini masih banyak jaringan lokal dan nasional berkeliaran mengancam jiwa generasi muda di negeri ini.

Buktinya, Polres Ogan Komring Ilir (OKI) yang dipimpin langsung AKBP.Erwin Rahmat.Sik.SH selaku Kapolres menggagalkan pengiriman narkoba melalui jalan darat yaitu Lintas Timur (Jalitim) tepatnya Desa Tugu Mulio OKI (Ogan Komring Ilir) pengiriman dari Aceh menuju Lampung.

Penangkapan ini berkat laporan masyarakat bahwa ada pengiriman narkoba melalui jalan lintas timur. Dengan sigap, Kapolres OKI dan Kasat Narkoba AKP.Onko seno G sukahar.Sik.SH mengintainya dan berbuahkan hasil yang sangat fantastis. Mobil Avanza warna Hitam yang dicurigai di stop, dari hasil pengeledahan ditemukan bong sabu dan satu paket Sabu dikantong supir.

Dari petunjuk itulah petugas mengeledah mobil ternyanya narkoba tersebut disimpan dibalik pintu mobil kiri dan kanan, terdapat 23 kantong Sabu siap Edar. Serta di jok mobil terdapat Ekstasi/Inek berbagai warna.

Dari pengembangan ini Polisi mengamankan dua orang tersangka Nurtala (43) dan rekanya Zulkipli Hasan (44) warga Gp Paya dagang desa gapong raya kec.Pausangan-Aceh. Berikut barang bukti 11,5 Kg Sabu dan 24,506 butir Inek, bong sabu, mobil Avanza warna Hitam disita Polisi total lebih kurang 15 milyar.

Kapolres OKI, AKBP.Erwin Rahmat.Sik.SH didampingi Dirut Narkoba Sumsel KOMBES.Pol.Drs. h.Dedi setio yudho.sik.SH membenarkan adanya penakapan atas dua tersangka ini di Desa Tugu Mulio Kayu Agung yang merupakan pemain antar Propinsi.

“Pengakuan N dan Z beralibi hanya mengambil upah untuk mengantar narkoba ini sebesar Rp.100 juta/sekali kirim pak dihadapan petugas kemarin, meski kedua tersangka ini mengaku hanya mengambil upah saja maka polisi tetap mengembangkan kasus ini ungkapnya kepada Awak media kemarin.

Dirjen Narkoba sumsel KOMBES Pol.Drs.H Dedi setio yudho.Sik.SH mengatakan, kasus tersebut kita kembangkan kembali siapa pemilik barang Haram tersebut.dalam kasus ini kami akan kenakan UU Narkotika dengan ancaman seumur Hidup dan Hukuman mati.untuk sementara kedua tersangka ini kami bawa kepolda sumsel untuk pengembangan lebih lanjut katanya.(Efri)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY