Penggunaan Dana BOS Kabupaten Cianjur Tidak Transparan

Penggunaan Dana BOS Kabupaten Cianjur Tidak Transparan

235
0
SHARE

CIANJUR, (WN) – Ditengah gencar-gencarnya prioritas pemerintah terhadap anggaran dana program pendidikan,pengawasan terhadap penggunaannyapun mestinya menjadi prioritas utama.

Namun tidak demikian hal nya dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur,pasalnya,sekolah-sekolah penerima bantuan dana  Bantuan Oprasional Sekolah (BOS),kedapatan tidak mengikuti petunjuk teknis sebagaimana diatur oleh peraturan kementrian pendidikan.

Penelusuran Warta Nasional dilapangan menyebutkan,kurangnya transparansi penggunaan dana BOS tersebut dilihat dari banyaknya sekolah yang tidak memasang papan informasi tentang rencana maupun penggunaan dana BOS.

“Jarang-jarang ada sekolah yang memasang papan informasi tentang rencana maupun penggunaan anggaran dana BOS,padahal papan informasi tersebut sifatnya wajib”ungkap ketua harian LSM Gerakan Masyarakat Pemuda Pedui Cianjur (Neo GEMPPUR),Dodi Setia,saat berbincang dengan Warta Nasional.

Masih menurutnya,Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur dinilai tutup mata,padahal hal tersebut merupakan hal yang wajib untuk diawasi. “Seharusnya Disdik Cianjur melakukan ekstra pengawasan terhadap program dana BOS.Dan itu merupakan kewajiban”tegas Dia.

Sementara itu,Kasi Kesiswaan SMP Disdik Kabupaten Cianjur, Muksin, mengatakan bahwa juknis tersebut merupakan peraturan kementrian pendidikan dan kebudayaan,jadi tidak perlu ada intruksi dari Disdik lagi.

“Masalah itu sudah disosialisasikan sebelumnya,tidak perlu lagi kami mengeluarkan intruksi,karena itu Permendikbud.Tugas kami hanya mengawasi saja dan mungkin tidak dapat dipungkiri ada sebagian sekolah yang tidak mengikuti sepenuhnya juknis tersebut karena keterbatasan kami “tukasnya.

Hal serupa juga dikatakan Kabid SMA dan SMK,Akip Ibrahim. Menurutnya,pengelolaan anggaran dana BOS sepenuhnya tanggungjawab sekolah,kalau dinas sifatnya hanya pengawasan.

“Kami sudah melakukan sosialisasi terkait hal tersebut.Dan kami tidak bersentuhan dengan uang,karena sistemnya sekarang administrasi diurus operator disekolah dan langsung dilaporkan kepusat.Ada yang sudah cair seratus persen,ada yang baru lima puluh persen dan ada juga yang belum cair sama sekali.

Bahkan kami menghimbau ke sekolah agar menyelesaikan administrasi sebelum tanggal 15 april,apabila lewat dari tanggal 15 april akan hangus”terangnya. (sesep)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY