Pencemaran Limbah Pabrik Sengsarakan Petani di Purwakarta

Pencemaran Limbah Pabrik Sengsarakan Petani di Purwakarta

677
0
SHARE
Sawah Rusak

Purwakarta, (WN) – Minimnya pengawasan, pembinaan dan penindakan terhadap sejumlah perusahaan pengelolaan limbah pabrik di Kabupaten Purwakarta membuat para petani sudah tidak bisa lagi bercocok tanam.

Seperti yang dialami petani di tiga desa di Kecamatan Tegalwaru yang diduga tercemar limbah perusahaan tambang batu PT Ersindo dan PT MMS.

Sekitar 5 hektar lahan pertanian tersemar limbah meliputi Desa Citalang, Batu Tumpang, dan Desa Tegalwaru.

Mereka terpaksa tidak tidak bisa bercocok tanam, akibat tanah sawah dangkal dipenuhi pasir dan abu batu.

Padahal, usaha tani merupakan mata pencaharian warga setempat untuk bisa melangsungkan hidup keluarganya.

Derita itu dialami petani Opit (60), warga Desa Citalang. Pesawahan miliknya kian hari makin dangkal, akibat pembuangan limbah batu yang tidak diperhatikan.

“Perusahaan itu tidak memperhatikan pembuangan limbahnya, sehingga pasir dan batu kerikil masuk ke sawah kami,” ujarnya Opit.

Sementara DPRD Purwakarta melalui Sekretaris Komisi III DPRD Purwakarta, Dadang Sudirman mengaku prihatin atas minimnya pengawasan, pembinaan dan penindakan dari intansi terkait pengelolaan limbah pabrik.

“Hasil sidak ke beberapa perusahaan yang dilakukan Komisi III, banyak ditemui pengelolaan limbah yang bermasalah secara teknis maupun administratif. Sekira 10 persen yang bermasalah secara teknis dan administratif,” ungkap Dadang Sudirman. (Rekson)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY