Pegawai Pajak Diduga Pemeras Rekanan PLN Dipanggil KPK

Pegawai Pajak Diduga Pemeras Rekanan PLN Dipanggil KPK

299
0
SHARE

JAKARTA, (WN) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa mantan pemeriksa Pajak Madya pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Baru berinisial HS. Dia akan diperiksa dalam kasus dugaan pemerasan pajak terhadap PT EDMI Indonesia, perusahaan rekanan PT PLN.

Berdasarkan data yang diperoleh, HS akan dipanggil KPK pada, Rabu 18 Maret 2015, pukul 09.00 WIB. HS akan dimintai keterangan terkait pemeriksaan pajak (restitusi pajak) PT EDMI Indonesia pada KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Tahun 2013-2014.

KPK meminta HS untuk membawa dokumen berupa, surat tugas pemeriksaan pajak PT EDMI Indonesia, dan surat permohonan restitusi pajak. Selain itu, HS juga diminta membawa dokumen terkait pemeriksaan pajak.

Kasus ini pertama kali mencuat pada Maret 2014. Penyidik Inspektorat pajak menangkap para pelaku pemerasan PT EDMI. Saat itu oknum pegawai pajak itu meminta uang Rp 150 juta.

Sekadar diketahui, PT EDMI Indonesia baru mendirikan pabrik manufaktur di Cikarang pada awal Maret 2014. Anak perusahaan EDMI Ltd asal Singapura tersebut memproduksi alat ukur listrik untuk PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero. (SON)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY