PAUS Akan Hapus Sarang Korupsi Megaproyek “Tapanuli Growth”

PAUS Akan Hapus Sarang Korupsi Megaproyek “Tapanuli Growth”

1364
0
SHARE
Posko Pemenangan PAUS, Desa Pearaja, Sorkam, Tapteng
Posko Pemenangan PAUS, Desa Pearaja, Sorkam, Tapteng

Tapteng, (WN) – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) nomor urut dua (2) Pastor Rantinus Manalu dan Ustad Sodikin Lubis disingkat PAUS terus ngetol menyuarakan aksi pemberantasan korupsi.

Apabila PAUS menang pilkada, mereka akan menghilangkan Program Sejuta Pesona dan megaproyek “Tapanuli Growth” berupa patung Anugerah yang digagas Bupati Tapteng Tuani Lumbantobing pada periode 2001-2011.

Pasalnya, megaproyek patung Anugerah tersebut diduga merugikan rakyat dan keuangan negara Pemkab Tapteng. Patung itu segaja ditelantarkan sebagai bukti saksi bisu matinya proses hukum di Indonesia atas pengusutan penyimpangan anggaran APBD Tahun 2010 yang mencapai hampir sepuluh miliar.

“Karena apapun ceritanya rakyat belum membutuhkan Program Sejuta Pesona dan megaproyek “Tapanuli Growth”, itu selagi ekonomi rumah tangga belum tercukupi.

Bagaimana mungkin keluarga menikmati indahnya Pantai kalau dapur (beras) di rumah sendiri belum tersedia. Terlebih Tapteng adalah salah satu Kabupaten termiskin di Sumatera Utara,” ujar calon Wakil Bupati Tapteng Ustad Sodikin Lubis, dalam orasinya di Posko Pemenangan PAUS, Desa Pearaja, Sorkam, Tapteng, Minggu (29/1/2017).

Menurut Ustad, tetapi pasangan Pastor Rantinus dan Ustad Sodikin Lubis akan memprioritaskan Pemberdayaan Sumber Daya Manusianya (SDM) melalui pelatihan atau pembinaan. Misalnya, Para petani mendapat pelatihan bertani, tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, PAUS telah datang menyaksikan sendiri dilokasi Patuang Anugerah yang terbengkalai di daerah Labuan Angin, Desa Pargodungan, Kecamatan Tapian Nauli, Tapteng, Sumatera Utara.

PAUS melihat proyek  tersebut tidak kunjung rampung alias tidak siap dikerjakan bahkan kelanjutan dari proyek itu pun  sepertinya tidak jelas.

Kondisi patung yang hanya terdiri dari bagian kepala saja sudah usang, dikerjakan tanggung. Termasuk area di sekitar kepala patung tidak terawat banyak ditumbuhi rerumputan dan ilalang, demikian juga akses jalan ke lokasi hancur dan tidak bisa dilintasi kendaraan ditambah lagi banyaknya batang pohon yang tumbang teratur melintang di badan jalan.

Tidak banyak yang bisa digambarkan dari lokasi tersebut hanya saja terlihat lokasinya sudah lama tidak menjadi perhatian.

Ironisnya, tidak hanya patung Anugerah, megaproyek program Tapanuli Growth lainnya yang digagas mantan Bupati Tapteng Tuani Tobing juga mengalami nasib yang sama hingga saat ini banyak yang tidak selesai bahkan kelanjutannya pun tidak jelas seperti Mega Expo, Puncak Anugerah dan pembukaan jalan-jalan baru, sehingga harus diaudit. (Rekson Pasaribu)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY