Ortu Pasien RSHS Bandung Lapor Polisi Dikeroyok Sekuriti

Ortu Pasien RSHS Bandung Lapor Polisi Dikeroyok Sekuriti

504
0
SHARE

BANDUNG BANDUNG, (WN) – Roni Saputra (29) terpaksa harus mendapatkan luka robek di mulutnya setelah dikeroyok puluhan sekuriti RSHS Bandung. Ia pun harus mengalami 8 jahitan di mulutnya akibat peristiwa tersebut.

Peristiwa berawal pada Senin (25/8/2014) lalu. Saat itu korban hendak menebus obat bagi anaknya yang telah dilakukan operasi di RSHS Bandung.

“Anak saya baru dioperasi, dan masih dirawat di RSHS. Kebetulan dokter nyaranin buat pindah ruangan juga,” ujarnya kepada wartawan usai melaporkan kejadian tersebut ke Mapolrestabes Kota Bandung, Jalan Jawa, Minggu (31/8/2014).

Namun saat korban akan memasuki kawasan RSHS untuk menebus obat dan mencari ruangan untuk anaknya, ia mengaku dihadang satpam dan tidak diperbolehkan masuk dengan alasan bukan jam besuk.

“Sekuriti-nya bilang gak boleh masuk karena bukan jam besuk. Saya berkali-kali bilang mau nebus obat buat anak saya, tapi sekuriti tetap tak mengizinkan saya. Padahal waktu itu saya pake ID card. Saya terobos saja dan didorong, lalu saya dorong balik,” tuturnya.

Menurut Roni, mereka sempat bersitegang, bahkan suasana semakin memanas saat sejumlah sekuriti lainnya sempat memegangi korban.

“Untungnya saya ingat anak saya yang masih dirawat, jadi saya menghindar. Saat saya menghindar dari belakang saya denger sekuriti nantang saya. Mereka bilang anak kecil nyari gara-gara,” terangnya

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY