Minim Anggaran, BNK Purwakarta Kesulitan Tes Urine Pelajar

Minim Anggaran, BNK Purwakarta Kesulitan Tes Urine Pelajar

504
0
SHARE

Purwakarta, (WN) – Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Purwakarta Dadan Koswara sejak dulu selalu mengeluh atas minimnya anggaran membuat upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Purwakarta tak bisa lagi berjalan maksimal.

“Anggaran BNK Purwakarta hanya 50 juta pertahun tidak akan mampu menjangkau siswa SMP-SMA untuk tes urine. Nilai segitu hanya cukup untuk tes urine disejumlah instansi saja”, ujar Ketua BNK Purwakarta Dadan Koswara kepada Harian Warta Nasional, Jumat.

Untuk harga tester narkoba cukup mahal hingga Rp 100 ribu perorang untuk sekali pakai. Padahal, untuk menjangkau pelajar dibutuhkan tester dan anggaran dalam jumlah besar. Karenanya, pihak BNK hanya mendatangi sekolah sebatas sosialisasi narkoba saja.

Padahal, penyalahgunaan narkotika sudah mulai menyasar kalangan remaja bahkan anak–anak.

Sebelumnya, DPRD Purwakarta juga sudah mengeluh atas minimnya anggaran untuk BNK Purwakarta. Karena BNK tidak bisa menjangkau RT/RW di Purwakarta.

Untuk kasus narkoba yang sudah masuk ke Pengadilan Negeri jumlahnya sangat memprihatinkan. Untuk jangka waktu dari bulan Januari hingga Oktober 2016 saja sudah ada 82 perkara tentang narkoba, 2 perkara diantaranya melibatkan anak-anak di bawah umur.

“Tindak pidana narkotika peringkat kedua yang masuk ke Pengadilan Negeri Purwakarta, jadi bisa menggambarkan keadaan masyarakat dan bahaya apa yang sedang mengintai,” ujar Humas Pengadilan Negeri Purwakarta, Daniel E Setiawan Simanjuntak. (Rekson)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY