Menteri Minta Polda Melakukan “Police Line” Rumah Anak Hilang

Menteri Minta Polda Melakukan “Police Line” Rumah Anak Hilang

523
0
SHARE

DENPASAR, (WN) – Hilangnya bocah 8 tahun Engelina sampai sekarang belum ada titik terang tentang keberadaanya. Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Yohana Susana Yembise, mendesak Polda Bali untuk segera memberikan police line terhadap rumah korban anak hilang di Jl Sedap Malam No 26 Denpasar.

Desakan itu disampaikan Yohana setelah melihat langsung kondisi yang ada di dalam rumah Angeline, Sabtu (6/6/2015). Menurutnya, rumah ini sangat tidak sehat terutama bagi kondisi anak seusia Angeline. “Setelah saya melihat langsung, saya yakin rumah ini sangat tidak sehat. Orang-orang yang ada didalamnya juga tidak sehat, ujarnya.

Menurutnya, pihaknya akan mendesak Kapolda Bali untuk menurunkan tim memeriksa dan menggeledah rumah Angeline. “Saya akan minta pihak kepolisian untuk memasang police line. Ini sudah sangat memprihatinkan,” ujarnya.

ANAK HILANG

Pemasangan ini bertujuan untuk kepentingan penyelidikan. Menurutnya, entah Angeline ditemukan atau tidak, keluarga Angeline harus diperiksa dan bisa ditetapkan sebagai tersangka. Dari petunjuk yang ada, dari keterangan yang diminta oleh penyidik dari para saksi, Ibu Margareth harus ditetapkan sebagai tersangka. “Dalam UU Perlindungan Anak pasal 81 sampai 82 sudah jelas ada unsur keteledoran, menelantarkan anak. Rumahnya juga tidak sehat. Jadi jelas, anak ini ditemukan atau belum ditemukan, Ibu angkatnya tetap menjadi tersangka,” ujarnya.

Saat Menteri P3A memasuki rumah korban, pemiliki rumah malah tidak ada. Menteri Yohana hanya ditemani oleh kepala lingkungan, 20 aparat pecalang, serta beberapa anggota polisi baik dari Polresta Denpasar maupun Polsek Denpasar Timur. Rombongan menteri harus masuk lewat pintu samping dan hanya dibuka oleh Satpam dan pegawai yang mengurusi ternak ayam. Kondisi di dalam rumah juga sangat memprihatinkan. Hampir di seluruh sudut ruangan penuh dengan kotoran ayam. Belum lagi banyak anjing dan kucing yang terus menggonggong para rombongan yang ada.

Ia juga menambahkan, Saya melihat jelas ada semacam kelalaian dari ibu angkat anak tersebut. Kenapa dia membiarkan anaknya tidur dengan ayam,” katanya. Karena itu ia mendesak kepada pihak kepolisian untuk menahan ibu Angkat Angelina Kata dia. Selain dugaan penelantaran, ia juga sempat menyinggung adanya keterangan sejumlah saksi dari mantan pekerja Margareith ,dan juga informasi dari guru di sekolah Angelina SD 12 Jl.Hang tuah Gg mawar Sanur.

Dari keterangan para saksi tersebut, ia berkesimpulan bahwa Angelina menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Menteri Yohana juga mengatakan, hasil kunjungannya ini akan dilaporakan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Sudah jelas, (kasus) ini akan kami laporakan kepada Presiden Jokowi. Dan menjadi atensi di pusat,” katanya. (KSN)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY