Mantan Bupati Indramayu Yance Diancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Mantan Bupati Indramayu Yance Diancam Hukuman 20 Tahun Penjara

156
0
SHARE

BANDUNG, (WN) – Mantan Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin alias Yance menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Jawa Barat. Ia diancam hukuman 20 tahun penjara atas kasus korupsi pembebasan lahan seluas 82 Hektare untuk pembangunan PLTU Batubara di Indramayu di sidang berlangsung pada Senin (26/1/2015) pagi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sarjono Turin menjerat terdakwa dengan pasal 2 dan 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Ancaman hukuman pasal 2 itu minimal 4 tahun maksimal 20 tahun, pasal 3 nya minimal satu tahun maksimal 20 tahun,” kata Sarjono.

Sarjono mengatakan Yance didakwa karena selaku Ketua Panitia Pengadaan Tanah tidak melakukan inventarisasi atau penelitian terhadap status tanah hak guna usaha (HGU) milik PT Wiharta Karya Agung yang haknya akan dilepaskan dalam proyek PLTU di Kabupaten Indramayu.

“Kemudian terdakwa yang saat itu menjabat sebagai Bupati Indramayu juga tidak menetapkan lembaga atau tim peneliti harga tanah dan tidak menggunakan nilai jual objek pajak sehingga harga yang diputuskan tidak sesuai dengan harga NJOP,” papar Sarjono.

Selain itu, lanjut dia, terdakwa selaku Ketua Panitia Pengadaan Tanah telah memerintahkan Wakil Ketua P2T dan Sekretaris P2T dalam pembebasan tanah untuk pembangunan PLTU Batubara di Desa Sumuradem, Kabupaten Indramayu. Tindakannya itu memperkaya orang lain yakni Agung Riyoto sebesar Rp4,1 miliar dan Almond Kurniawan Budiman sebesar Rp1,2 miliar atau suatu korporasi yakni PT Wiharta Karya Agung.

Perbuatannya itu mengakibatkan negara merugi dari proyek pembangunan PLTU Batubara di Desa Sumuradem, Kabupaten Indramayu itu. “Kerugian negaranya mencapai lima miliar 350 juta rupiah,” kata dia.

Majelis hakim melanjutkan sidang pada 2 Februari 2015. Agenda sidang yaitu mendengarkan tanggapan penasihat hukum terdakwa atas dakwaan JPU. (MI/Torus)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY