Korupsi Rp6,81 Miliar ? Besok Sylviana Diperiksa Bareskrim Polri

Korupsi Rp6,81 Miliar ? Besok Sylviana Diperiksa Bareskrim Polri

45690
0
SHARE
Sylviana Murni
Sylviana Murni

Jakarta, (WN) – Ibarat petir di siang bolong. Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni sangat kaget menerima kabar buruk.

Pasalnya, masa lalu Sylviana sebagai mantan Deputi Pariwisata sekaligus Ketua Kwarda Pramuka Pemprov DKI terbongkar atas dugaan terlibat korupsi.

Untuk menggusut korupsi Sylviana tersebut, penyidik Bareskrim Polri sudah melayangkan surat panggilan dan siap memeriksa Sylviana Jumat (20/1/2017) besok.

Sylviana diduga terlibat korupsi pengelolaan dana bantuan sosial di Kwarda gerakan pramuka DKI tahun anggaran 2014 dan 2015 terkait ada dana Rp 6,81 miliar.

Surat pemanggilan yang dikeluarkan Polri bernomor: 8/PK-86/I/2017/TIPIKOR‎ tanggal 18 Januari 2017 dan ditandatangani oleh Direktur Tindak Pidana Korupsi Polri Brigjen Akhmad Wiyagus.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menegaskan pemanggilan Sylviana tidak ada unsur politik dan tidak terkait Pilkada DKI Jakarta, karena murni aduan masyarakat.

“Pemeriksaan Sylviana dilakukan karena aduan dari masyarakat karena ada dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Ada dana Rp 6,8 miliar,” ujar Kombes Martinus Sitompul di kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2017).

Sementara Sylviana Murni mengaku akan memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri besok.

“Saya sebagai warga negara saya akan kooperatif datang untuk menjalani pemeriksaan,” ujar Silviana.

Sedangkan Gubernur Agus Harimurti Yudhoyono yang merupakan Putra Presiden RI ke-5 Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sangat kecewa.

Saking kecewanya, Agus menyebut pemanggilan tersebut sangat kental motif politisnya. “Ini mencari-cari sesuatu yang tidak ada,” ujar Agus. (Edward)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY