Kontraktor Proyek Rusunawa Dituding Ingkar Janji

Kontraktor Proyek Rusunawa Dituding Ingkar Janji

295
0
SHARE

PURWAKARTA, (WN) – PT. JHS Precast Concrete Indonesia (PT. JHS-PCI) Jakarta, kontraktor pelaksana proyek Pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berlokasi di Kampung Sukamaju RT.005/007 Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan dan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dituding telah mengingkari kesepakatan yang telah dibuat bersama warga setempat.

Kesepakatan tersebut dibuat dan ditandatangani oleh Nana Krisnamulya selaku Site Manager PT. JHS PCI Jakarta bersama Endar Subandar selaku Ketua Panitia Pengadaan Tanah Makam (PPTM), mewakili warga Kampung Sukamaju RT.005/007 Kelurahan Ciseureuh Kecamatan dan Kabupaten Purwakarta, melalui Berita Acara Nomor : 002/JHS/RSN-PWK/EXT/I/2014 yang dibuat Tanggal 11 Januari 2014.

“Selaku kontraktor pelaksana proyek, Nana Krisnamulya telah mengingkari kesepakatan yang telah dibuat dan ditandatanganinya sendiri dengan panitia PPTM Kampung Sukamaju melalui Berita Acara Nomor : 002/JHS/RSN-PWK/EXT/I/2014 yang dibuat Tanggal 11 Januari 2014,” kata sumber di lingkungan panitia PPTM Kampung Sukamaju yang meminta agar namanya dirahasiakan, ketika ditemui Harian Warta Nasional, baru-baru ini.

Pada isi berita acara tersebut khususnya pada poin 2, terang sumber, menyebutkan bahwa PT. JHS-PCI bersedia memfasilitasi antara panitia PPTM Kampung Sukamaju dengan para Subkon yang terlibat di dalam pekerjaan pembangunan Rusunawa Purwakarta untuk diajukan oleh panitia PPTM kepada PT. JHS-PCI guna pembelian lahan pemakaman bagi warga Kampung Sukamaju.

Kesepakatan tersebut, lanjut sumber, sebagai syarat utama bagi PT. JHS-PCI mempergunakan akses jalan masuk menggunakan jalan lingkungan Kampung Sukamaju RT.005/007 untuk dilalui kendaraan proyek dan kemungkinan adanya gangguan/kebisingan yang ditimbulkan akibat proses pelaksanaan pekerjaan tersebut serta sebagai dukungan penuh dari warga terhadap pelaksanaan proyek pembangunan rusunawa.

Dari proposal yang diajukan, sambungnya, dari pihak PT. JHS-PCI Jakarta melalui Site Manager Purwakarta, Nana Krisnamulya, telah memberikan bantuan dana kepada warga masyarakat Kampung Sukamaju melalui panitia PPTM sebagai sumbangan untuk pembelian lahan pemakaman sebesar Rp. 30 juta.

“Karena bantuan dari PT. JHS-PCI sebagai pelaksana proyek masih kurang untuk pembelian lahan pemakaman seluas 2000 M2, maka Nana Krisnamulya selaku Site Manager di Purwakarta bersedia memfasilitasi antara panitia PPTM dengan para Subkon yang terlibat di dalam pekerjaan pembangunan rusunawa untuk mencari dana bantuan tambahan sehingga mencapai besaran anggaran yang dibutuhkan sesuai proposal,” ujarnya.

Namun sekarang setelah semuanya lancar dan warga mendukung penuh terhadap kelancaran pelaksanaan pembangunan proyek, lanjut sumber, Site Manager PT. JHS-PCI malah mengingkari janjinya dan tidak mau memfasilitasi panitia PPTM dengan para subkon untuk mencari dana bantuan tambahan.

“Terus terang kami merasa sangat dilecehkan oleh tindakan yang bersangkutan (Nana Krisnamulya, red). Padahal kesepakatan telah dibuat. Sekarang dia sama sekali tidak mau dihubungi. Dengan begitu, dia tidak pernah ada niat baik untuk memenuhi keinginan warga sebagaimana kesepakatan yang telah dibuat dan ditandatanganinya sendiri dalam berita acara,” ungkap sumber dengan nada sedikit jengkel.

Padahal, masih menurut dia, harapan seluruh warga masyarakat Kampung Sukamaju RT.005/007 sudah sangat besar dengan adanya rencana pembelian lahan pemakaman tersebut karena kebutuhan lahan pemakaman merupakan kebutuhan yang sudah sangat mendesak bagi seluruh warga Kampung Sukamaju saat ini.

“Pasalnya, dari sejak dahulu kampung ini didirikan hingga sampai sekarang ini belum pernah memiliki lahan pemakaman bagi warga. Sementara lahan yang ada saat ini merupakan lahan keluarga milik salah seorang warga. Itupun kondisinya sudah tidak memadai lagi jika dibandingkan dengan pesatnya perkembangan jumlah penduduk kampung sekarang ini,” cetusnya.

Kendati sikap dari Site Manager PT. JHS-PCI seperti itu, tandas dia, pihaknya tidak akan pernah diam untuk terus berusaha mencari cara agar kesepakatan yang telah dibuat di antara kedua belah pihak bisa terealisasi sehingga sesuai dengan yang diharapkan oleh seluruh warga Kampung Sukamaju.

“ Misalnya dengan mengadukan masalah ini ke pihak DPRD Purwakarta untuk memanggil pihak pelaksana proyek agar menepati janjinya sesuai kesepakatan dalam berita acara. Jika upaya tersebut tak membuahkan hasil maka upaya terakhir yang akan kami lakukan adalah dengan menggelar aksi bersama warga untuk menghentikan sementara kegiatan pembangunan proyek sampai pelaksana proyek menepati janjinya sesuai isi kesepakatan,” ancamnya.(Agus P. Nugraha)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY