Kontraktor Mangkir, Proyek Terancam Terlantar

Kontraktor Mangkir, Proyek Terancam Terlantar

460
0
SHARE

EMPAT LAWANG, (WN) – Proyek pengadaan konstruksi sarana wisata Batu Betiang tampaknya akan molor dari waktu yang telah ditentukan dan terancam terlantar. Padahal upaya memperindah dan mempercantik wisata salah satunya dengan sarana gazebo serta jalan itu ditargetkan rampung sebelum akhir tahun ini.

Penyebabnya karena banyak pekerja mengundurkan diri karena gaji mereka belum dibayar. Dari 50 pekerja yang ada saat ini bersisa sekitar enam pekerja saja yang masih bertahan untuk mengerjakan proyek yang terletak di Desa Ulak Dabuk, Kecamatan Talang Padang.

“Pihak kontraktor CV Nikan Jaya Utama tidak memenuhi gaji para tukang yang jumlahnya 50 orang,” ujar salah seorang pekerja, Jumat (12/12).

Selain gaji yang belum dibayar, keselamatan para pekerja juga tidak terjamin karena lokasi pembangunan letaknya di bawah perbukitan. Para pekerja banyak yang khawatir terjadi tanah longsor ditambah lagi saat musim penghujan seperti sekarang ini. Diperkirakan proyek yang menghabiskan dana miliaran itu baru selesai 40 persen. Pengerjaan proyek pun masih banyak, salah satunya tempat pemandian hingga jalan banyak yang belum di buat, selain itu banyak pembuatannya tidak sesuai RAB (rencana anggaran biaya).

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Empat Lawang RR Endang DS ketika di konfirmasi mengatakan dana proyek tersebut mencapai Rp1,3 miliar dan keterlambatan itu disebabkan pihak kontraktor yang tidak bekerja maksimal. (Pas)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY