Komisi III Soroti Perilaku 3K dan 3S Para Hakim

Komisi III Soroti Perilaku 3K dan 3S Para Hakim

93
0
SHARE

JAKARTA, (WN) – Komisi III DPR RI melakukan uji kepatutan dan kelayakan lima calon hakim agung yang telah disampaikan Komisi Yudisial (KY). Sejumlah permasalahan mendapat sorotan dan dikonfirmasi langsung kepada para kandidat.

“Kita mendapat masukan 3 S – Sowan, Sungkem, Sajen masih berlangsung di MA, bagaimana penilaian saudara kandidat? Apakah kenaikan jabatan karena itu?” tanya Wakil Ketua Komisi III Al Muzammil Yusuf yang meminpin jalannya sidang uji kepatutan dan kelayakan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/14).

Ia juga mengonfirmasi kondisi lain yang marak dikalangan hakim, dikenal dengan singkatan 3 K – Kasar, Kasir, Kasur. Kasar berarti tidak kompeten, kasir masih mengedepankan setoran kepada atasan dan kasur terkait hubungan cinta terlarang.

Sementara itu anggota Komisi III Harry Witjaksono menanyakan tentang efektivitas surat edaran Mahkamah Agung yang melarang para hakim untuk menerima tamu terutama yang terkait perkara. “Saya mendapat informasi masih ada tamu yang berhasil masuk ke MA, kalau bapak menjadi hakim agung apakah akan menuruti perintah ini?” ujar dia.

Pada bagian lain anggota Komisi III menyoroti lolosnya kembali Sudrajat Dimyati sebagai calon hakim agung. Ia pernah menjadi bulan-bulanan media karena diduga terlibat lobi toilet dengan anggota Komisi III dari FPKB Bahruddin Nashori.

“Saya rasa kita Komisi III sudah berusaha membuktikan kebenaran dugaan lobi toilet ini. Wartawan yang menulis berita kita sudah panggil dan tidak bersedia datang. Jadi saya rasa sudah clear kandidat bisa kita terima mengikuti proses fit proper test kali ini,” kata anggota Komisi III dari FP Hanura Syarifudin Sudding.

Proses uji kepatutan dan kelayakan lima calon hakim berlangsung sehari penuh. Penetapan dan persetujuan calon hakim agung terpilih dijadwalkan pada Senin (15/9). Lima kandidat yaitu Muslich Bambang Luqmono, SH, M.Hum, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Jayapura untuk kamar pidana, Dr. H. Amran Suadi, SH, MH, MM, Wakil Ketua Pengadilan Agama Surabaya untuk kamar agama.

Selanjutnya Sudrajad Dimyati, SH, MH, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak untuk kamar perdata, Dr. H. Purwosusilo, SH, MH, Dirjen Badan Peradilan Agama MA dan Is Sudaryono, SH, MH, Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan untuk kamar TUN. (iky)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY