KNPA : Hak Asuh Terhadap Angeline Bisa Dicabut

KNPA : Hak Asuh Terhadap Angeline Bisa Dicabut

141
0
SHARE

DENPASAR, (WN) – Pihak kepolisian dari Polresta Denpasar dan Polda Bali sudah membentuk tim khusus untuk melakukan pencarian terhadap anak angkat dari Margareth yang tinggal di Jl Sedap Malam No 26 Denpasar. Namun hingga saat ini belum membuahkan hasil. Hal yang sama juga dilakukan Komnas Perlindungan Anak (KNPA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali.

Baik itu KNPA, KPID dan polisi sudah sepakat bahwa pertama adalah supaya segera menemukan Angeline. Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, kesulitan besar dalam kasus ini belum ditemukannya Angeline. Bila Angeline telah ditemukan maka seluruh proses hukum akan mudah.

“Makanya Polri meminta kepada siapa saja, baik keluarga atau semua pihak yang melihat atau dengan niat baik ingin menyelamatkan Angeline, agar segera melaporkan kepada Polri,” ujarnya. Setelah ditemukan Angeline, baru polisi mengetahui apa penyebab hilangnya Angeline dan bila itu adalah sebuah pelanggaran hukum maka akan diproses sesuai hukum.

Sementara Ketua KNPA Aris Merdeka Sirait menngaku, jika Angeline hilang akibat kekerasan yang dilakukan oleh ibu angkatnya bernama Margareth, maka hak asuh terhadap Angeline bisa dicabut. “Kami sudah cek, bahwa hak asuh atau adopsi itu belum disahkan oleh pengadilan. Baru ditingkat notaris. Makanya bila Angeline mengalami kekerasan, maka hak asuh itu lebih baik dicabut saja,” ujarnya. Menurutnya, ada kesaksian dari pihak sekolah kira-kira dua bulan yang lalu, Angeline ditemukan dalam keadaan memar dan lebam di sekujur tubuhnya seperti ada bekas pukulan dan cubitan. Badanya bauh busuk seperti tidak pernah mandi. Angeline juga harus berjalan kaki dari rumah ke sekolahnya yang jaraknya cukup jauh untuk anak seusianya.

Sementara itu Telly Margareith, ibu angkat Angeline, bocah 8 tahun yang hilang misterius di Bali mengalami shock setelah didatangi Komisi Nasional Perlindungan Anak baru-baru ini. “Setelah kedatangan Komnas Anak ibu saya shock,” kata anak kandung dari Telly, Ivon, anak kandung Telly, Rabu (27/5). Sementara adik Ivon, Christina berharap Angeline dapat segera ditemukan. Ia mengaku terus mencari keberadaan adik angkatnya tersebut. “Kita bekerja bersama-sama dengan polisi mencari Angeline. Keluarga berharap besok Angeline sudah pulang,” harap Christina.

Christina mengaku keluarga tak dapat tidur tenang semenjak Angeline raib tak diketahui jejaknya. “Gak pernah mimpi dia, soalnya hampir gak tidur. Jarang tidur sejak dia hilang,” kata dia. Christina meyakini jika adiknya itu bersama orang yang menyayanginya. “Kita tidak tahu Angeline di mana. Saya yakin Angeline bersama orang baik. Kita minta dia dikembalikan kepada kami keluarganya,” tutup Christina.(KSN)

 

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY