Kepala Desa Hibahkan Tanah Warganya Buat Bangun Puskesmas

Kepala Desa Hibahkan Tanah Warganya Buat Bangun Puskesmas

267
0
SHARE

Lampung Timur, (WN) – Pemberian hibah tahan untuk pembangunan Puskesmas Pembantu di Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur yang dilakukan oleh Pemerintah Desa menuai masalah.

Pasalnya, kedok Kepala Desa Sidorejo sebelumnya (Tahun 1992) terbongkar telah menghibahkan tanah milik warga setempat ke pihak Dinas Kesehatan secara diam-diam dengan modus menyumbangkan tanah milik orang lain.

“Pemilik lahan atau pemilik tanah Puskesmas tersebut tidak pernah memberikan atau memberi kuasa kepada siapapun untuk menghibahkan tanahnya ke Dinas Kesehatan,” ungkap Azwar saat dilakukan Musyawarah terkait sengketa tanah tersebut di Balai Pertemuan Kecamatan Sekampung Udik, Selasa (16/05/2017).

Menurut Azwar, bagaimana Desa menghibahkan tanah yang bukan haknya, dan tanpa diketahui oleh pemiliknya ?, tuturnya.

Sementara Kepala Desa Sidorejo Pujiono mengatakan bahwa hibah tersebut dilakukan oleh Kepala desa yang sebelumnya pada tahun 1992.

Setelah dilakukan mediasi oleh pihak Kecamatan Sekampung Udik dan dihadiri juga oleh Kapolsek Sekampung Udik, Babinsa dan Kepala Puskesmas Sidorejo belum juga menemukan kesepakatan antara pihak yang bersengketa.

Pihak desa menyerahkan permasalah tersebut ke Pihak Dinas Kesehatan karena berdasarkan surat hibah, desa sudah menghibahkan ke Dinas Kesehatan.

Sebaliknya pihak Dinas Kesehatan melalui Kepala puskesmas Sidorejo Yono, menyatakan bahwa Dinas Kesehatan mendirikan bangunan berdasarkan dari Surat Hibah yang ada.

Sedangkan apabila ada permasalahan di kemudian hari tentu  kembali ke Desa yang memberikan Hibah, ucapnya.

Dengan tidak ditemukannya kesepakatan antar pihak, mediasi yang di pimpin pihak kecamatan membuat inisiatif dengan mengambil kesepakatan bersama antar pihak  untuk tidak mengadakan kegiatan apapun di lahan yang dipersengketakan sampai adanya keputusan yang tetap  dari pengadilan ataupun pihak yang berwenang.

Camat Sekampung Udik Suprianto mengatakan permasalahan tersebut belum ada  titik temu dan saya hanya sebagai penengah semua tergantung dari kedua belah pihak cuma itu yang bisa saya sampaikan, ujarnya. (Erwanto)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY