Kenapa Bupati Purwakarta Tak Mau Polisikan yang Mengancam ?

Kenapa Bupati Purwakarta Tak Mau Polisikan yang Mengancam ?

1231
0
SHARE
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi saat difoto Media Indonesia di rumah dinasnya, Purwakarta, Jawa Barat, Senin, (16/12). MI/ATET DWI PRAMADIA

Purwakarta, (WN) – Tindakan Bupati Kabupaten Purwakarta Dedi Mulyadi sangat disayangkan karena tidak langsung melaporkan pemilik akun Facebook Johan Abu Fawas dan Raden Syair Langit ke Polres Ciamis atas dugaan ancaman pembunuhan dirinya.

“Negara kita kan negara hukum dan tidak ada yang kebal dengan hukum. Jika memang Kang Dedi sudah diancam akan dibunuh, kenapa dia tidak langsung melaporkan ke Polres Ciamis, “ ujar Ketua Umum Kobar, Eddy.S Pasaribu kepada Harian Warta Nasional, Kamis, (14/7/2016).

Menurut Eddy,  saya sudah mendengar Bupati Purwakarta sudah berencana melaporkan, tapi sampai hari ini belum juga. “Saat Kang Dedi tidak serius melaporkan kasus pengancaman dirinya, membuat warga menjadi khawatir dengan keselamatan orang nomor satu di Purwakarta itu,” ujar Eddy.

Sebelumnya, pada Sabtu, (9/7/2016) ancaman tersebut telah dimuat melalui akun Facebook yang mengaku sebagai tokoh Islam di Kecamatan Rancah, Ciamis, Jawa Barat. “Jika Dedi Mulyadi datang ke pesta ke Budayaan Sunda di Rancah, Ciamis pada hari Sabtu (16/7/2016) akan dibunuh”, demikian isi status Facebook tersebut.

Sementara Bupati Dedi Mulyadi menilai itu hanya gertakan yang menakut-nakuti dirinya supaya saya tidak datang ke Ciamis. Kalau polisi yang melarang saya ke sana pasti saya turuti, namun jika warga yang melarang saya akan kesana. Saya bebas untuk datang kemana saja, ujar Dedi. (Rekson Hermanto)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY