Kena OTT KPK, MA Ancam Pecat Tersangka Panitera Pengganti PN Jakpus

Kena OTT KPK, MA Ancam Pecat Tersangka Panitera Pengganti PN Jakpus

541
0
SHARE

Jakarta, (WN) – Mahkamah Agung (MA) berjanji bakal memecat Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat Santoso jika terbukti terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga pimpinan Hatta Ali itu masih menunggu kepastian terkait kabar penangkapan tersebut.

“Langsung diberhentikan kalau sudah ada kepastian dari KPK (panitera pengganti PN Jakpus tertangkap),” kata Juru Bicara MA Suhadi saat dikonfirmasi, Jumat (1/7/2016).

Sementara KPK sudah resmi menetapkan Santoso sebagai tersangka kasus suap penanganan perkara perdata. Selain itu, seorang staf konsultan hukum berinisial AY juga ditetapkan tersangka lantaran diduga terlibat dalam perkara suap tersebut.

“Kami menetapkan San (Santoso) dan AY sebagai tersangka,” ujar Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2016).

Tim Satgas KPK menangkap tiga orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, pada Kamis 30 Juni, sekira pukul 18.30 WIB. Satu di antara tiga orang tersebut merupakan Panitera Pengganti PN Jakpus berinisial S.

Panitera Pengganti itu dicokok lantaran diduga telah menerima suap dari seseorang terkait penanganan perkara perdata di PN Jakpus. Tim Satgas KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang sebesar SGD30.000 atau sekitar Rp300 juta. (Hermanto)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY