Kejari Purwakarta “Ogah” Tangani Suap Proyek Mall Pasar Juma’ah

Kejari Purwakarta “Ogah” Tangani Suap Proyek Mall Pasar Juma’ah

669
0
SHARE
Dugaan suap rencana pembangunan mall dan bioskop di atas tanah Pasar Juma'ah di Jalan Jendral Sudirman – Purwakarta (Ilustrasi).
Dugaan suap rencana pembangunan mall dan bioskop di atas tanah Pasar Juma'ah di Jalan Jendral Sudirman – Purwakarta (Ilustrasi).

Purwakarta, (WN) – Sampai hari ini masih banyak pihak menyoroti kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta yang buruk terutama dalam kinerja mereka dalam penanganan beberapa tindak pidana korupsi.

Belum tuntas ditangani dugaan tindak kasus-kasus korupsi atas penjualan aset negara berupa tanah Gunung Sembung senilai Rp 6 miliar seluas 45 hektar di Desa Malangnengah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

Kini kembali terulang lagi atas dugaan suap rencana pembangunan mall dan bioskop di atas tanah Pasar Juma’ah di Jalan Jendral Sudirman – Purwakarta yang sama sekali ogah ditangani atau tidak ditangani Kejari Purwakarta atas laporan kejahatan tindak pidana korupsi ini.

“Siapa penerimaan uang ratusan juta rupiah untuk memuluskan rencana pembangunan mall dan bioskop kenapa belum diusut penegak hukum ?. Jika memang benar adanya dugaan gratifikasi tersebut, maka kami meminta agar penegak hukum untuk turun tangan melakukan penyelidikan,” desak Sekretaris DPC Partai Demokrat Purwakarta, Nanang Purnama kepada wartawan, Senin.

Atas dugaan suap tersebut, Pemda Purwakarta melalui Sekretaris Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKD) Purwakarta secara spontan langsung membatalkan rencana pembangunan bioskop dan mall tersebut.

Diberitakan sebelumnya, eks Ketua Pansus Pasar Juma’ah, H Komarudin rencananya akan mengadukan Pimpinan DPRD Purwakarta ke Kejari Purwakarta terkait dugaan praktek suap alih fungsi Pasar Jumaah menjadi Mall dan Hotel atau “The Walk Purwakarta”.

Bahkan, Ikatan Warga Pasar (IWAPA) dan Parliament Watch Indonesia (PARWI) sudah mendesak agar kasus ini bisa terang benderang. “Jika memang alih fungsi pasar bermasalah diusut saja,” ujar Ketua IWAPA Pasar Jumaah, Iwan Sopwan Arif.

Hal yang sama juga disampaikan Eka Sri Purnam, dari PARWI. Menurutnya, blak-blakan saja merilis nama-nama orang yang menerima supaya terang benderang. (Rekson)

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY