Kejagung Dituduh Pengacara Penjarakan Wawali Tanpa Izin

Kejagung Dituduh Pengacara Penjarakan Wawali Tanpa Izin

600
0
SHARE

Probolinggo, (WN) – Djando, penasehat hukum atau pengacara dari Wakil Wali (Wawali) Kota Probolinggo HM Suhadak menuduh Kejaksaan Agung (Kejagung) memenjarakan kliennya tanpa seizin Kementerian Dalam Negeri.

“Kejaksaan Agung (Kejagung) seharusnya wajib mengajukan permohonan ataupun mendapatkan izin Kemendagri sebelum memenjarakan Wawali,” kata Djando Jumat sore ini, (5/8/2016).

Wawali ditahan terkait dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan senilai Rp 1,68 miliar pada 2009.

Wawali langsung dijebloskan kedalam penjara Rutan Kelas I Surabaya (Medaeng) untuk menjalani penahanan selama 20 hari ke depan.

“Kita tidak tebang pilih, hari ini keduanya dibawa ke Medaeng,” kata Kepala Kejari Probolinggo, Shady Munly Maje Togas kepada wartawan, Jumat (5/8).

Sementara Kepala Rutan Kelas I Surabaya Jumadi juga membenarkan bahwa Wawali sudah menghuni hotel prodeo.

“Saya akan perlakukan Wawali sama seperti penghuni Lapas lainnya. Sekarang di karantina dulu, nanti baru dipindah di blok,” tuturnya. (Edward)

 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY