KASUS TRAFFICKING : 3 Tahun Lalu Pernah Membuka Praktek Bedah dirumahnya

KASUS TRAFFICKING : 3 Tahun Lalu Pernah Membuka Praktek Bedah dirumahnya

601
0
SHARE

MEDAN, (WN) – H Syamsul Anwar (52) dan Radika (48) tersangka kasus Trafficking dan Pembunuhan, dirumahnya di Jalan Beo, Simpang JL.Angsa, Kel. Sidodadi Kec. Medan Timur, Kota Medan diketahui bahwa 3 tahun lalu pernah membuka praktek bedah dirumahnya.
Menurut pengakuan tetangga dekat Syamsul. Dia (Radika) dokter bedah itu, mungkin para PRT yang dibunuh itu menjadi bahan praktik nya, kata seorang wanita yang nama nya tidak mau disebut.

Dia nya (tetangga Syamsul) menduga mayat-mayat PRT asal Pulau Jawa itu dikubur diareal rumahnya, meminta jati dirinya dirahasiakan. Saat praktik bedah dokter beroperasi di rumah Syamsul Anwar, tidak berlangsung lama, masyarakat sekitar juga sering melihat mobil ambulance keluar dan masuk menjelang dini hari tidak memakai nama rumah sakit di tempat kediaman syamsul anwar.

Terbongkarnya kasus trafficking dan pembunuhan terhadap 2 pembantu rumah tangga (PRT) oleh Syamsul dan keluarganya, mengingatkan masyarakat sekitar tentang praktik dokter bedah dan ambulance misterius.
Dia (Syamsul,Cs) menjual organ tubuh manusia itu. Awi (40) dan Ahuan (45) yang persis tinggal di depan rumah syamsul, juga pernah melihat hal yang aneh tentang syamsul keluar rumah dan membawa kantongan plastik hitam, lalu plastik hitam tersebut ditanam di depan rumah nya. saya yakin (isinya) bagian organ tubuh manusia, setelah bungkusan tersebut ditanam langsung disemen oleh anggotanya, persis didepan grasinya.

Dia dan anggotanya terlihat sangat hati-hati, ucap Awi dan Ahuan. Sejumlah warga Masyarakat sekitar Jl. Beo bercerita lebih seram, Bahwa Syamsul menuntut Ilmu Hitam. kabarnya Syamsul menjual Organ tubuh Belasan PRT yang dibunuhnya, dan mayat-mayat perempuan perantau itu juga dijadikan tumbal persugihannya.

Demi meraih kekayaan, keluarga syamsul melakukan tumbal, saya kenal dekat dengan Feri (sang supir) ucap seorang warga sekitar yang namanya dirahasiakan, menyatakan bahwa Feri pernah mengaku tanpa sengaja, mengenai PRT yang dibunuh itu untuk pesugihan. saya juga tidak tau kepastiaan yang pernah diucapkan Feri tersebut, yang jelas itu pengakuan si Feri. ucapnya, pengakuan tidak sengaja yang pernah diucapkan oleh Feri.

Motif pembunuhan mengarah ke bisnis penjualan Organ tubuh dan ritual pesugihan menjadi bahan penyelidikan Kapolresta Medan yang kemarin ingin membongkar lantai rumah syamsul, demi mencari belasan PRT yang raib dirumah penampungan calon TKI itu. Kasat Reskrim Polresta Medan Wahyu Bram, tegas nya, bahwa soal dugaan motif perdagangan organ tubuh dan pesugihan, kita terima dan kami masih selidiki kebenarannya.

Dugaan masyarakat/warga Sekitar, kuburan massal bagi PRT yang hilang ada dibawah tangga rumah syamsul anwar. Sampai kemarin malam Polresta Medan belum juga membongkar lantai rumah milik syamsul anwar. Salah seorang masyarakat sekitar yang mengunjungi rumah syamsul anwar tempat pembantai ibu PRT tersebut, yang nama nya dirahasiakan, tegasnya kepada wartawan W.N, menduga tentang kuburan massal tersebut ada dibawah tangga rumah milik syamsul anwar, kami masyarakarat meminta kepada Bapak Kapoldasu dan Bapak Kapolresta Medan agar mengusut tuntas kasus ini, karena Syamsul Cs ini sangat kejam dan Keji, tegasnya.

Bagaimana kalau kejadian seperti ini terjadi kepada keluarga kita, alangkah sedih nya, sementara mereka ibu ( PRT ) ini sepengetahuan keluarga pamitan ingin bekerja untuk memperjuangkan hidup merantau kepulau seberang, mereka meninggalkan anak, suami, beserta keluarganya dikampung halaman, tapi bukan uang yang mereka dapatkan, melainkan kematian. Ini menjadi tugas penting kepada bapak kepolisian agar korban yang telah terbunuh dan jasad nya belum ditemukan, dapat terungkap, tegasnya.

Menurut keterangan ibu PRT kepada tim penyidik Polresta Medan, rumah syamsul anwar yang dikeliling belasan kamera CCV memiliki 2 Lantai dan 5 Kamar. Tiga kamar berada dilantai bawah dan dua kamar dilantai atas, kamar si syamsul begitu masuk rumah langsung belok kiri, ada ruang kaca, itulah kamar syamsul. Sedangkan anaknya 2 orang dikamar lantai bawah dan 2 orang lagi dikamar lantai atas.
Dia juga bercerita, tentang tragedi cici, ibu PRT yang dibunuh dan dibuang syamsul cs ketanah karo. Sejumlah ibu PRT lain dirumah itu juga dibantai, persisnya dikamar mandi. kamar mandi itu juga menjadi saksi bisu pembunuhan berantai, tepatnya berada dibawah tangga menuju lantai 2. Setiap disiksa selalu dibawah tangga, habis itu dibawa ke bak kamar mandi, lalu direndam disitu.

Tegas polisi penyidik, menjelaskan tentang denah ruang-ruang di rumah mewah milik syamsul anwar, begitu kita masuk ke dalam rumah syamsul pertama kita dapat ruang tamu, jika kita masuk lagi arah kedalam, kita dapat ruang makan, sedangkan diruang lantai atas hanya ruangan biasa untuk tempat tidur para ibu PRT, ruang tamu rumah milik syamsul anwar ini, juga dipenuhi perhiasan mahal dari Timur Tengah. ( Ono )

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY